Puluhan Pedagang Pasar Talang Kerangan Minta Pemkab PALI Tegas Kepada PKL

Minggu, 27 Juni 2021
Tampak beberapa kios pasar Talang Kerangan yang masih tutup, karena masih belum diisi oleh PKL yang sudah didata oleh Disdagprin PALI.

PALI, Sumselupdate.com Puluhan pedagang di Pasar Tradisional Talang Kerangan, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan menggelar syukuran atas telah dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati PALI, H Heri Amalindo-Drs H Soemarjono, Sabtu (26/6/2021).

Hairil, tokoh masyarakat Talang Ojan, Kelurahan Talang Ubi Utara mengucapkan selamat dan syukur atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati PALI.

Read More

Dalam kesempatan itu iIa meminta kepada Pemerintah Kabupaten PALI, agar mendesak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Talang Ubi, untuk mengisi los dan kios yang sudah ada.

“Karena, los dan kios yang ada sudah disiapkan, tempatnya lebih nyaman dan bersih dibandingkan dengan pasar Talang Ubi. Serta kalau memang tidak mau mengisi los dan kios disini, PKL yang sudah didata itu, kami minta pemerintah segera beri solusi. banyak pedagang yang mau mengisi los dan kios, jika memang PKL di pasar Talang Ubi tidak mau direlokasi. Pemerintah kami minta tegas,” terang Hairil.

Setelah kegiatan, Hairil meminta agar instansi terkait segera membahas dan mendiskusikan hal ini secara bersama dengan semua pihak terkait.

Suasana syukuran atas telah dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati PALI, H Heri Amalindo-Drs H Soemarjono, Sabtu (26/6/2021).

“Sudah dari acara ini, kami minta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI untuk duduk bareng, mencari solusi terkait pemanfaatan gedung yang sudah dibangun dengan dana yang tidak sedikit. Untuk itu, kami sangat berharap, penjual rami pembeli juga rami agar perekonomian kabupaten PALI bangkit di tengah wabah pandemi Covid-19,” tutupnya.

Sementara itu, Asisten II Bupati PALI, Husman Gumanti menegaskan kepada Disdagrpin Kabupaten PALI cepat mengambil tindakan terhadap PKL yang sudah didata untuk mengisi lapak atau kios yang ada di Pasar Tradisional Talang Kerangan.

“Kalau memang PKL yang sudah didata, tidak mau pindah dan mengisi lapak di Pasar Tradisional Talang Kerangan, saya minta Disdagprin PALI segera cari solusi. Agar pemanfaatan gedung pasar Tradisional sebagai pusat perekonomian berjalan, dan tentunya bisa meningkatkan perekonomian untuk kabupaten PALI,” terang Asisten II. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts