Personel Kurang, Pengawasan Taman Sembilang Tak Maksimal

Senin, 28 Maret 2016

Palembang, Sumselupdate.com – Terkendala terbatasnya personel, membuat pengawasan Taman sembilang tidak bisa dilaksanakan secara maksimal sesuai harapan dan kecolongan.

Kepada para wartawan usai mengikuti rapat dengan Gubernur Sumatera Selatan, Kepala Balai Taman Nasional Sembilang, Syahimin mengaku, minimnya personel menjadi alasan masih kecolongannya aksi illegal logging.

“Saat ini kita kan hanya ada 23 orang saja. Itupun bukan semuanya di lapangan. Ada yang di kantor, administrasi. Sementara luas hutan yang kita awasi 202 ribu hektar,” kata Syahimin, Kepala Balai Taman Nasional Hutan Sembilang usai rapat koordinasi pembahasan illegaloging Taman Nasional Sembilang di Griya Agung, Senin (28/3).

Menurut Syahimin, illegal logging tidak hanya di Hutan Sembilang, juga ada di hutan produksi.

“Kita sudah melakukan kegiatan di daerah perbatasan kerjasama. Kerugian belum dihitung. Sudah diproses 9 divonis, 5 dalam proses. Tidak hanya illegal loging, tapi juga antisipasi kebakaran hutan. Ada juga kayu kelas atas seperti meranti yang potensi untuk dijual. Ada 8 jenis kayu komersil,” katanya.

Lebih lanjut ia juga mengakui selama ini yang tertangkap baru pelaku illegal logging di lapangan yang diproses. Ia pun tak segan memproses jika ada oknum petugasnya yang terbukti terlibat.

“Terus terang memang saat ini yang kita tangkap belum sampai ke cukong. Kalau terbukti akan kita proses, laporkan ke pimpinan. Sejauh ini tidak ada. Insya Allah,” tegasnya (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts