Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Persatuan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Lubuklinggau sepakat menolak dan menentang apapun bentuk organisasi terlarang ISIS.
Pernyataan tegas itu disampaikan perwakilan Persatuan Ponpes Lubuklinggau Ustad H A Fahmi saat memberikan keterangan kepada wartawan usai berdialog dengan Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar didampingi Wakapolres Kompol Andi Kumara, Jumat (8/12/2017).
“Kami mengklarifikasi tentang adanya surat kaleng yang menuduh salah satu ponpes di Kota Lubuklinggau di dalam nya diduga terdapat organisasi ISIS dan berbuat radikal disana. Itu sama sekali tidak benar, oleh sebab itu kami merasa perlu untuk menjelaskan ini,” ujarnya.
Bahkan, menurutnya selama ini seluruh Ponpes di Lubuklinggau bahu membahu bersama Polres dan pemerintah setempat mengawasi dan mengantisipasi apapun yang berbau teroris serta radikalisme.
“Sekali lagi kami tegaskan bahwa itu sama sekali tidak benar. JKami bersama dan bekerjasama polisi mengawasi Kota Lubuklinggau,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar mengungkapkan, sempat menyebar di medsos tentang surat kaleng berisi dugaan tentang ISIS. Maka kepolisian mengundang ulama dan pihak ponpes untuk sama-sama mengklarifikasi tuduhan itu.
“Itu ada sedikit letupan-letupan dalam nuansa berkehidupan masyarakat, kami dari kepolisian memanggil seluruhnya untuk mengklarifikasi. Dan kami yakin serta percaya ponpes di Lubuklinggau tidak ada ISIS,” pungkasnya. (and)











