Palembang, Sumselupdate.com – Jalan Purban Pasar 16 Ilir yang sempat diperbincangkan lantaran tergenang berminggu-minggu lamanya dipastikan segera selesai diperbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Walikota Palembang Ratu Dewa memastikan perbaikan sedang berlangsung dan dijanjikan dalam dua pekan. Lantaran drainase atau saluran air yang jadi masalah besarnya, maka petugas PUPR fokus melakukan perbaikan di titik tersebut.
“Drainase di kiri dan kanan yang tersumbat sedimen tinggi, diusahakan saluran air bisa mengalir kembali setelah proses pembongkaran dan dirapikan. Proses ini butuh seminggu paling cepat dan dua minggu sudah selesai,” katanya, Selasa (26/8/2025).
Dewa mengaku, sebelum lokasi tersebut viral, sebenarnya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah merencanakan perbaikan drainase di sana dan membongkar semua bangunan yang berada di atas Daerah Aliran Sungai (DAS), namun kata dia, petugas belum sempat menjangkau area tersebut untuk dirapikan.
“Kita juga sudah tinjau di lapangan, sebenarnya memang informasi sudah lama dari pedagang. Tapi kita selama ini sulit menjangkau dan setelah ramai di sosial media, ternyata keberadaan sampah banyak dari sedimen tinggi dan banyak drainase ditimbun permanen, sehingga lokasi tidak mengalir (ketika air tergenang),” jelasnya.
Baca juga : Usai Viral Pedagang Tebar Bibit Ikan Lele di Jalan Pasar 16 Ilir Bak Kubangan Kerbau, Wali Kota Beri Respon
Penyebab Jalan Purban mengalami genangan air dalam waktu panjang, karena di sana tidak ada box control, kemudian saluran air di kiri dan kanan pertokoan di lokasi banyak sudah ditutup dengan sedimen atau bangunan yang menutupi drainase.
“Petugas sudah bekerja, untuk mengangkat sedimen, kemudian dibongkar untuk dirapikan lagi. Setelah ini ada box control agar mudah dikontrol, agar airnya mengalir normal saat hujan berlangsung,” katanya.
Baca juga : Penutup Besi Drainase Hilang Dicuri, Pejalan Kaki di Palembang Harus Hati-hati
Sebelumnya viral video di media sosial yang menunjukkan salah satu pedagang di Jalan Purban Kawasan Pasar 16 Ilir Palembang melakukan aksi protes dengan menebar benih ikan lele, akibat adanya genangan air yang tidak terserap permukaan tanah dalam waktu lama, terus menerus dan dengan waktu panjang.
Apalagi persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi, masalah genangan itu sudah terjadi sejak dua tahun belakang. Kondisi itu dinilai, jadi tanda Pemkot Palembang tidak serius menangani pekerjaan rumah di lokasi vital dan kawasan publik.
Dalam video beredar, warga dan pedagang di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang menunjukkan protes unik terhadap genangan air yang tak kunjung surut. Mereka kompak menebar ratusan benih ikan lele di jalan yang sudah sebulan lebih berubah layaknya kolam. (Iya)











