PALI, Sumselupdate.com – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam relawan Tempira Bersatu menggalang dana untuk membantu biaya akomodasi dalam pengobatan Putri yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Bocah berusia tiga tahun enam bulan buah hati pasangan Siri dan Mega, warga Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI ini diagnosa dokter menderita penyakit klep jantung bocor (katup jantung bocor) dan rencananya Putri, dan kedua orangtua serta petugas medis akan berangkat ke RSCM, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017) sore.
Kardus sumbangan yang dibawa relawan Tempirai Bersatu, bertuliskan Aksi Penggalangan Dana Operasi Jantung Bocor Untuk Adek Putri, Binti Siri Bayumi Asal Desa Tempirai. Relawan bergarak mulai Jumat (10/2), tersebar di Desa Timpirai Induk, Utara, Selatan, Timur dan Barat, Kecamatan Penukal dan desa tetangga lainnya.
Hingga saat ini, dana tersebut lebih dari Rp15.100.000 dan Minggu (12/2) malam, uang tersebut sudah diserahkan kepada keluarga Putri, dihadiri perangkat pemerintah setempat dan relawan. Ketua relawan Tempirai Bersatu, dr Buje Aulio mengatakan aksi sosial itu untuk membantu biaya akomodasi dan transportasi Putri bersama keluarganya menuju RSCM.
“Untuk biaya pengobatan, Putri sudah ditanggung oleh pemerintah, sedangkan dana yang di kumpul (relawan) untuk biaya akomodasi dan transportasi Putri dan keluarganya, menuju ke Jakarta,” ujar dr Buje yang berdinas Puskesmas Tempirai.
Dia mengatakan Putri, akan berangkat menuju RSCM, Jakarta Pusat, Senin (13/2) sore. Relawan juga berbangga atas antusias warga yang memberikan uang sumbangan secara sukarela. “Untuk jumlah penggalangan dana, pada Jumat (10/2) sudah mencapai Rp15.100.000 dan kemarin malam bantuan itu diserahkan kepada keluarga Putri,” ujarnya.
Ditambahkan, Kades Muara Ikan, Pausy Ahmad mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten PALI dan tim relawan atasi kepeduliannya terhadap Putri yang menderita penyakit jantung bocor. “Tempirai Bersatu, artinya seluruh desa yang punya asal usul Tempirai ikut membantu Putri,” kata Pausy, putra asal dari Tempira Utara.
Ia menjelaskan, untuk saat ini Putri bersama orangtua sedang tinggal di tempat kerabatnya di Palembang, sambil menunggu keberangkatan ke Jakarta, Senin (13/2) sore. Sebelumnya Putri, sempat dirawat di rumahnya selama dua bulan, setelah diagnosa oleh dokter, jantung bocor.
Ia dianjurkan dokter berobat di Jakarta. Namun, keterbatasan biaya akhirnya dirawat seadanya oleh orangtua. Hingga, akhirnya, Putri didatangi petugas Puskesmas setempat dan dirujuk ke RSUD Pendopo, selanjutnya di rujuk RSMH, kemudian Senin (13/2) dirujuk ke RSCM Jakarta Pusat untuk dioperasi. (adj)











