Palembang, Sumselupdate.com – Puluhan masa yang tergabung dalam pergerakan pemuda dan mahasiswa penggugat mendatangi Mapolda sumsel untuk meminta supaya dalam rekrutmen anggota lebih terbuka.
Karena mereka mempertanyakan lantaran jeda selesai seleksi dengan pengumuman pada rekrutmen terlalu lama. Dalam orasi yang disampaikan Rahmat Hidayat, pihaknya mencurigai jedah waktu pengumuman kelulusan tes psikologi bintara Polri di wisma atlet Jakabaring pada 14 Mei.
“Sebelum pengumuman, menurut keterangan calon siswa, panitia tes psikologi diduga mengotak-atik nilai untuk menemukan nama-nama yang lulus, baik melalui TMS maupun MS,” jelasnya.
Menurut Rahmad, calon siswa melihat ada indikasi permainan dan kecurangan dalam tahapan tes psikologi.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto saat dikonfirmasi mengatakan aksi tersebut merupakan hak mereka. Namun, untuk proses rekrutmen tahun ini dirinya menilai sudah sangat bagus dan transparan.
“Aspirasi mereka kita tampung. Tapi kalau mereka masih tetap menilai ada kekurangan, kasih kita bukti, supaya kita tindaklanjuti,” tandasnya. (tra)











