Pembebasan 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Melibatkan Banyak Pihak

Senin, 2 Mei 2016
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (foto Antara)

Jakarta, Sumselupdate.com  -Sepuluh ABL WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf akhirnya pulang ke tanah air dan mendarat di Jakarta tepatnya di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada pukul 23.35.

10 WNI tersebut akan menjalani tes kesehatan dan akan diserahkan ke keluarga usai menjalani tes kesehatan.

Menlu Retno LP Marsudi mengungkapkan, banyak pihak yang terlibat dalam operasi pembebasan.

“Upaya pembebasan ini melibatkan banyak pihak. Presiden berterima kasih kepada semua pihak. Ini proses rumit, ini kalimat saya saja. Kita buka semua komunikasi dan alhamdulillah selesai,” kata Retno di Istana Bogor, Jl Ir H Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/5).

Retno enggan menyebutkan siapa-siapa saja yang terlibat dalam operasi pembebasan ini. Dia hanya bercerita tentang bagaimana mengerucutkan kelompok mana yang melakukan penyanderaan.

Excercise saya, saya membuat seperti pohon. Kemudian informasi (tentang) siapa yang ambil, kita runtut ke atas. Berhubungan dengan siapa pun kita enggak bisa cuma pakai satu track (jalur),” imbuh Menlu.

Setiap hari komunikasi terus dilakukan ke semua pihak terkait. Setiap kali membuka komunikasi, kondisi WNI selalu ditanyakan terlebih dahulu.

“Kalau hanya G to G (antarpemerintah, -red) itu tak akan mungkin bisa. Tetapi yang tadi, tantangan lagi bagaimana itu semua dihubungkan. Karena kita punya satu tujuan, (yaitu) menyelamatkan WNI,” kata Retno.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sutiyoso. Semua pihak bekerjasama dalam membebaskan 10 WNI yang disandera. “Ini kerjaan banyak orang,” ujar Sutiyoso saat kepada detikcom,

Sutiyoso enggan menyebut siapa-siapa saja yang terlibat dalam negosiasi itu.

“Maaf saya tidak bisa buka ini,” kata Sutiyoso. (dtk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts