Pelanggaran Lalulintas di Palembang Meningkat

Selasa, 14 November 2017
Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama.

Palembang, Sumselupdate.com – Usai menggelar Operasi Zebra Musi sejak 1-14 November 2017, Satuan
Lalulintas (Satlantas) Polresta Palembang mencatat setidaknya ada 3.484 kendaraan ditilang, umumnya pelanggaran dilakukan kendaraan roda dua.

Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama didampingi Kanit Regiden Iptu Ricky Mozam mengatakan, pelanggaran-pelanggaran yang paling sering dilakukan pengendara roda dua seperti tidak menyalakan lampu di siang hari, menerobos traffic light, melanggar rambu dan tidak menggunakan helm.

Read More

Sedangkan pelanggaran-penggaran yang dilakukan pengendara roda empat, seperti tidak memakai sabuk pengaman dan melanggar rambu. “Namun dari 3.484 tilang tersebut, pelanggaran banyak dilakukan pengendara roda dua,” ujar Yudha, Selasa (14/11/2017).

Dikatakan Kasat, angka pengendara yang ditilang tahun ini,  jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan, jumlah tilang pada operasi zebra pada 2016. Tercatat tahun lalu, Satlantas Polresta Palembang minindak 2.002 pengendara. “Jadi tahun ini pelanggaran meningkat hampir 1.500 tilang,” katanya.

Lebih jauh Yudha memaparkan, pengendara yang ditilang dari 3484 tilang tersebut. Hampir seluruh pengendara melakukan proses pengambilan barang tilang melalui proses di pengadilan. “Dari data keseluruhan, yang membayar di bank tidak sampai 1.000 pengendara, sisanya melalui sidang di pengadilan,” ungkapnya.

Ditambahkan Yudha, Operasi Zebra Musi 2017 hanya terkendala karena musim penghujan melanda Kota Palembang dan membuat anggota lebih berhati-hati dalam melaksanakan giat, untuk meminimalisir angka kecelakaan.

Disamping itu terkait uji coba one way di Jalan Radial, POM IX dan Jalan Angkatan 45 yang telah dilakukan, menurut Yudha, khusus di Jalan POM IX dan Angkatan 45 berjalan cukup baik. “Ini terlihat sepekan ini. Ketika di Sabtu dan Minggu saat warga ramai bepergian tidak ada penumpukan kendaraan di kawasan tersebut,” tuturnya.

Namun, disayangkan di kawasan Jalan Radial, sambung Yudha, one way belum cukup berhasil dan berakibat kepadatan di sejumlah titik baru. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts