Parah, UNBK SMP di PALI Terpaksa Gunakan Hotspot dari Ponsel

Rabu, 25 April 2018
Pelaksanaan UNBK di PALI.

PALI, Sumselupdate.com – Hari ketiga pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tersendat. Lantaran koneksi jaringan internet mengalami gangguan. Akibatnya, waktu ujian diperpanjang serta memaksa pihak sekolah harus memutar otak agar UNBK berjalan lancar.

Seperti dilakukan pihak SMPN 2 dan SMPN 8 Talang Ubi yang melaksanakan UNBK di gedung SMK YPIP Pendopo. Karena jaringan lelet, pihak sekolah terpaksa menggunakan jaringan internet dari hotspot handphone. “Sejak dari awal internet lelet, makanya kami pakai alternatif menggunakan hotspot,” ujar Wagiyo, Kepala SMPN 2 Talang Ubi, Rabu (25/4/2018).

Read More

Selain jaringan internet, listrik yang sering padam juga menambah hambatan proses UNBK tingkat SMP di PALI. Untuk itu, Wagiyo berharap pemerintah untuk mengupayakan perbaikan jaringan internet dan listrik. “Akibatnya jadwal memulai UNBK mundur, yang tadinya harus masuk jam 07:30 WIB menjadi molor satu jam lebih menunggu koneksi jaringan internet dan jaringan listrik hidup,” tukas Wagiyo.

Diakuinya bahwa SMPN 2 melaksanakan UNBK menumpang di SMK YPIP Pendopo, karena jaringan internet di lokasi SMPN 2 tidak terjangkau juga akses jalan susah ditempuh, memaksa peserta asal SMPN 2 yang letaknya di Desa Suka Damai menginap di rumah kerabatnya di Pendopo selama UNBK berlangsung.

“Jarak cukup jauh, jalan berlumpur dan jaringan internet tidak ada sama sekali. Makanya sekolah kami menumpang di SMK YPIP dan peserta juga terpaksa nginap. Dan yang menumpang di SMK ini bukan hanya SMPN 2, tapi juga ada SMPN 8 dari Talang Akar,” jelas Wagiyo.

Jumlah peserta dari SMPN 2 Talang Ubi ada 17 peserta dan dari SMPN 8 ada 64 siswa, menurut Wagiyo UNBK dibagi tiga sesi dengan masing-masing sesi diikuti 27 siswa peserta. “Berharap pemerintah membuat tower jaringan internet di sekitar SMPN 2 agar kedepan kami bisa laksanakan UNBK di sekolah kami, dan tidak repot-repot harus menumpang,” harap Wagiyo.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi menyebutkan bahwa jumlah peserta UNBK tingkat SMP tahun 2018 berjumlah 3.379 siswa dan 28 sekolah yang menjadi tempat dilaksanakannya UNBK.

“Jadi ada beberapa sekolah yang menumpang dan digabung. Untuk kendala masih pada jaringan internet dan listrik  tetapi pada dasarnya, sampai hari ke-tiga, UNBK berjalan sesuai jadwal yang ditentukan meskipun jam masuknya diundur sedikit,” jelas Kamriadi. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts