Pangkalan Balai, sumselupdate.com – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banyuasin H. Slamet Somosentono, SH. mengajak segenap kader dan pengurus Gerindra untuk melakukan gerilya politik di tengah masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan kemenangan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto sebagai presiden pada Pemilu 2024.
Menurut sosok yang sedang menjabat Wakil Bupati Banyuasin dan kerap disapa Pakde Slamet ini, gerilya politik itu mengharuskan setiap kader untuk turun dan menyapa langsung masyarakat di semua wilayah dengan beragam status sosialnya.
“Kita harus menjalankan gerilya politik. Masyarakat kita itu senang kalau disapa, ‘diwongke’ (dimanusiakan). Untuk itu, setiap kader mesti turun langsung dan sowan (kulonuwun) ke semua lapisan masyarakat. Bantu kebutuhan masyarakat dengan apa yang bisa kita bantu”, ujarnya kepada sumselupdate.com, Kamis (5/1/2023).
Bagi Pakde Slamet, gerilya politik dinilai sebagai strategi jitu dalam kegiatan pemenangan mengingat itu berdasarkan pengalaman panjangnya di dunia politik selama ini.
“Saya ini termasuk kader yang bisa disebut timbul tenggelam. Alhamdulillah saya bisa menduduki posisi seperti sekarang itu berkat kesabaran, berkat strategi dan kerja-kerja politik yang tidak lupa dengan rakyat”, kata politisi kawakan ini.
Sebelum menjabat Wakil Bupati Banyuasin, Pakde Slamet tercatat sebagai anggota DPRD Muba (1999-2003), Ketua DPRD Banyuasin (2003-2004), Wakil Ketua DPRD Banyuasin (2004-2009), dan anggota DPRD Sumsel (2009-014).
Sementara pengalaman di partai, dia pernah menjabat Ketua DPC PDIP Musi Banyuasin (2000-2003), Ketua DPC PDIP Banyuasin (2003-2009), Ketua DPW PPRN Sumatera Selatan (2010-2014), Wakil Ketua DPW Nasdem Provinsi Sumatera Selatan (2014), Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Selatan (2015), dan Ketua DPC Partai Gerindra Banyuasin (2020-sekarang).
Terkait Pemilu 2024, dia selaku Ketua DPC Partai Gerindra Banyuasin telah menargetkan peningkatan raihan kursi di DPRD dan kemenangan Prabowo sebagai presiden di kabupaten ini.
“Kita targetkan peningkatan kursi Gerindra di DPRD Banyuasin dari 6 kursi saat ini menjadi 9 kursi pada Pemilu 2024. Kita juga targetkan di Pilpres nanti Prabowo menang di atas 60%”, sebut tokoh Pujasuma dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumsel ini.
Dia pun optimis target kemenangan tersebut akan tercapai. Ini mengingat, selain telah memiliki basis pemilih (grassroot) di pedesaan dan paguyuban, kader-kader Gerindra juga telah diinstruksikan untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Tak kalah pentingnya, pihaknya juga telah menempatkan kader yang kapabel di daftar bakal caleg, menjaga kekompakan teamwork, mendoktrin militansi kader, memperkuat infrastruktur partai hingga ranting, dan membangun komunikasi yang intensif dengan sesama pengurus.
Sebagai bagian pemerintah, bersama Bupati Banyuasin, dia selama ini juga terlihat harmonis dan kompak dalam merealisasikan janji-janji kampanye dan menjalankan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, terutama infrastruktur jalan, dan program lain yang efektif untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Saat jabatan Bupati-Wakil Bupati Banyuasin telah berakhir pada September 2023 nanti, dia menyebut akan berkonsentrasi penuh pada persiapan Partai Gerindra menghadapi Pemilu 2024. Termasuk diantaranya, persiapan jika nanti partai memerintahkannya harus maju sebagai caleg.
Saat ditanya apakah pada Pilkada Banyuasin 2024 akan maju sebagai calon bupati, Pakde Slamet menyebut bahwa dirinya belum memikirkan hal itu karena momentumnya masih lama dan bergantung pada perintah partai.
“Pilkada itu kan masih lama. Kita fokus dulu bagaimana Gerindra menghadapi Pemilu 2024. Setelah itu, apa pun yang ditugaskan pimpinan partai, saya siap”, pungkasnya. (shn)











