Baturaja, Sumselupdate.com – Untuk meningkatkan minat baca, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Mengenai Dampak Lingkungan (LP3L) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bekerjasama dengan PT Semen Baturaja dan Universitas Baturaja mendonasikan ratusan buku ke Taman Baca Desa Belandang, Kecamatan Ulu Ogan.
“Kegiatan ini dalam rangka peringatan hari ulang tahun LP3L yang ke -15 dan kita menggelar berbagai kegiatan sosial,” kata Ketua LP3L OKU Yunizir Djakpar saat dibincangi disela-sela kegiatan, Kamis (20/12/2018).
Dikatakan Ujang sapaan akrab Yunizir, di usia ke 15 tahun, LP3L ingin terjun langsung ke masyarakat dengan jargon ‘Kita Peduli’ dalam artian kita peduli terhadap minat baca masyarakat terutama masyarakat yang berada di daerah pelosok yang memiliki keterbatasan buku.
“Kita ingin masyarakat Melek Buku, karena buku adalah sumber dari segala sumber, dengan membaca masyarakat jadi lebih tahu,” ujarnya.
LP3L sengaja mengajak masyarakat untuk meningkatkan minat dan membiasakan diri untuk baca, karena menurutnya meningkatkan minat baca adalah tugas semua pihak bukan hanya tugas pemerintah. “Ada ratusan buku yang kita kumpulkan dan didonasikan hari ini,” tuturnya.
Ratusan buku tersebut terdiri dari berbagai jenis, yakni buku pelajaran, novel, komik dan sejarah. “Selain buku kita juga memberikan satu unit laptop, biar masyarakat bisa belajar melalui internet di taman baca ini,” Imbuhnya.
Disinggung mengapa memilih Taman Baca Desa Belandang, Ujang mengatakan hal ini karena selain berada di daerah pelosok, Desa Belandang memiliki seorang perintis Taman Baca yang sengaja diperuntukan bagi masyarakat, yakni Erwin.
“Dengan kegigihannya kita tertarik membantu agar masyarakat dapat meningkatkan minat baca. Tak hanya di Desa ini, jika di tempat lain ada yang telah merintis taman baca Insya Allah kita juga akan bantu,” tukasnya.
Sementara itu, Erwin Tokoh Pemuda Desa Belandang mengatakan taman baca ini telah terbentuk sejak setahun lalu untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan hal ini juga disambut baik warga, meskipun hingga saat ini diungkapkannya Taman baca ini beluk memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan.
“Harapan kami masyarakat Desa Belandang, semoga taman baca ini dapat maju, saat ini Taman Baca ini masih memerlukan banyak buku tertuama buku pertanian yang sangat diperlukan masyarakat,” harapnya. (wid)











