NASA Rampungkan Gladi Bersih Penting untuk Misi Bulan Artemis II

Writer: - Sabtu, 21 Februari 2026
Roket Sistem Peluncuran Luar Angkasa (Space Launch System/SLS) NASA yang membawa wahana antariksa Orion lepas landas dalam uji penerbangan Artemis I di Kennedy Space Center NASA di Florida, Amerika Serikat, pada 16 November 2022. (Xinhua/NASA/Keegan Barber)

Los Angeles, Sumselupdate.com – NASA pada Kamis (19/2) merampungkan gladi bersih penting untuk misi Bulan berawak Artemis II, sukses mengisi bahan bakar pada roket Sistem Peluncuran Luar Angkasa (Space Launch System/SLS) dan mendemonstrasikan rangkaian hitung mundur peluncuran di Kennedy Space Center milik badan tersebut di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS).

Selama gladi bersih tersebut, para teknisi mengisi lebih dari 700.000 galon propelan cair ke dalam roket, mengerahkan kru penutup (closeout crew) ke landasan peluncuran untuk mendemonstrasikan penutupan pintu palka wahana antariksa Orion, serta melaksanakan dua kali percobaan penghitungan akhir (terminal count), tahap terakhir dari hitung mundur peluncuran, menurut NASA.

Read More

Gladi bersih roket merupakan uji coba prapeluncuran penuh yang dirancang untuk mengisi penuh bahan bakar roket dan memverifikasi prosedur hitung mundur sebelum peluncuran. NASA melakukan gladi bersih sebelumnya pada 3 Februari, tetapi hitung mundur terhenti akibat adanya kebocoran hidrogen cair.

Dalam uji coba pada Kamis, sejumlah tim memantau dengan cermat operasi pengisian hidrogen yang sempat menimbulkan tantangan dalam upaya-upaya sebelumnya. Konsentrasi gas hidrogen terpantau tetap berada di bawah batas yang diizinkan, sehingga para teknisi yakin dengan segel baru yang dipasang pada bagian interface yang digunakan untuk menyalurkan bahan bakar ke roket.

NASA mengatakan sempat terjadi gangguan komunikasi darat sementara pada awal operasi pengisian bahan bakar di Pusat Kendali Peluncuran. Para operator beralih ke sistem komunikasi cadangan guna memastikan pengisian bahan bakar yang aman sebelum komunikasi normal berhasil dipulihkan. Para teknisi kemudian berhasil mengidentifikasi perangkat yang memicu gangguan tersebut.

“Saat kami melakukan uji coba tiga pekan lalu, perangkat keras tersebut memberikan sinyal kepada kami, jadi kami mendengarkannya,” ungkap John Honeycutt, ketua Tim Manajemen Misi Artemis II, dalam konferensi pers pada Jumat (20/2). “Langkah-langkah perbaikan yang kami ambil ternyata berjalan dengan sangat baik.”

Meskipun NASA belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi, badan tersebut menyatakan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk menjaga fleksibilitas dalam rentang peluncuran Maret mendatang.

Misi Artemis II akan membawa empat astronaut dalam perjalanan selama kurang lebih 10 hari mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi. Kru misi ini terdiri dari astronaut NASA Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch, serta satu astronaut Badan Antariksa Kanada (Canadian Space Agency/CSA), Jeremy Hansen. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts