Modus Tawuran, Komplotan Begal Beraksi di Palembang, Enam Pelaku Dibekuk Polda Sumsel

Pelaku begal diamankan Polda Sumsel.
Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Pembegalan kembali terjadi di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Kalidoni Palembang, pada Rabu (28/4/2021) pukul 22.30 WIB.
Modus komplotan yang digunakan pelaku sama seperti kejadian di Jalan Sapta Marga, Kecamatan Kalidoni, tahun lalu yang menggunakan modus tawuran.
Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, pimpinan Kanit AKP Willy Oscar kemarin, Minggu (2/5/2021) sore berhasil mengamankan enam pelaku begal.
Polda Sumsel berikan keterangan kronologis begal.
Adapun identitas pelaku yang diamankan oleh anggota Reskrim Pimpinan Katim Opsnal Aiptu Heri Kusuma Jaya atau Katim Heri Gondrong ini, yakni Adrisa Mura (18) warga Jalan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, M Rama (18) warga Jalan Srijaya Kecamatan AAL Palembang, Joni Iskandar (18) Jalan Pengadilan, Kecamatan Sukarami Palembang.
Sementara tiga pelaku lainnya yakni, MR (17) warga Jalan Inspektur Marzuki, YS (15) warga Jalan Sukarela, dan DM (16) warga Jalan Perjuangan, Palembang. Ketiga pelaku ini pun terbilang masih di bawah umur.
Aksi yang dilakukan para pelaku begal ini pun, sudah dua kali dilakukan. Terakhir pelaku melakukan aksinya di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Kalidoni Palembang, pada Rabu (28/4/2021) malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Para pelaku beraksi dengan modus akan melakukan tawuran dengan cara melakukan konvoi secara beramai-ramai di wilayah Palembang.
Wadir Krimum Polda Sumsel, AKBP Tulus Sinaga didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Christoper Panjaitan dan Kanit 1 AKP Willy Oscar, aksi kawanan pelaku begal ini dilakukan dengan berkeliling mencari korbannya.
“Korban dicegat oleh kawanan pelaku yang berjumlah 15 orang langsung menghentikan dan mengambil motor korbannya,” ujar AKBP Tulus, Senin (3/5/2021).
Dikatakannya, pelaku saat beraksi mengeluarkan senjata tajam jenis pedang untuk menakuti korban.
Korban yang ketakutan dan kalah jumlah pun harus merelakan sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh kawanan begal.
“Para pelaku ini melihat terlebih dahulu korbannya, saat merasa aman mereka baru beraksi. Dari keterangan para pelaku, aksi tersebut baru dilakukan sebanyak dia kali,” kata Tulus.
Sementara itu, para pelaku yang masih buron, hingga saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Atas perbuatannya tersebut, pelaku terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana di atas lima tahun penjara. (**)
Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.