Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam Jenni Shandiyah takjub setelah melihat seksama eksotika dimiliki Curup Kembar.
Obyek wisata yang baru ditemukan dan digarap oleh warga di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, memiliki panorama alam begitu indah.
Kekaguman Jenni Shandiyah ini diungkapkan saat berkunjung dengan rombongan ke destinasi yang berada di Kecamatan Dempo Tengah Dusun Rimba Candi, Kota Pagaralam, belum lama ini.
Menurut Jenni, wajar jika obyek wisata di Curup Kembar menjadi lirikan para pelancong dari dan luar daerah Kota Pagaralam untuk berekreasi di sana.
Sebab, menurut Jenni Shandiyah wisata air Curup Kembar itu mempunyai potensi panorama alam luar biasa jika dikelola dengan benar.
Selain dua air terjun (Curup) yang berdekatan di Curup Kembar, juga memiliki goa dan rimba candi yang memiliki budaya keramahan dari masyarakat setempat.
“Keramahan warga Rimba Candi menyambut pengunjung dengan baik jadi salah satu kunci promosi wisata yang ada di sini,” ucapnya
Oleh karena itu, Jenni mengatakan, perlu diperhatikan pengelola karena masih kurangnya fasilitas dasar, seperti akses menuju Curup Kembar.
“Kami anggota DPRD Pagaralam akan mengupayakan apa yang menjadi harapan warga Rimba Candi,” kata Jenni saat berbincang kepada salah satu pengelola dan warga didampingi Karang Taruna Dusun Rimba Candi.
Terkait anggaran, saran dia, bisa mengajukan melalui Musrenbang apa saja yang perlu dan diutamakan.
Termasuk infrastruktur jalan, Jenni mengupayakan, pihaknya di DPRD akan mengupayakan perbaikan akses di beberapa titik.
“Saya harap Dusun Rimba Candi selaku pengelola berkoordinasi dengan kami di legislatif, terutama daerah pemilihan setempat supaya jadi program kami di tahun 2022,” harapnya.
Terpisah, Ketua RW 5 Dusun Rimba Candi membenarkan akses jalan menuju Curup Kembar patut menjadi perhatian dan sinyal provider untuk para wisatawan lokal maupun luar saat berkunjung, masih sangat lemah.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak Kelurahan namun belum ada tindak lanjut untuk selanjutnya,” pungkasnya. (**)











