Palembang, Sumselupdate.com – Bekerjasama dengan pihak pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), didukung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pembangunan rumah susun ditargetkan rampung pada 2017 atau satu tahun sebelum pelaksanaan Asian Games 2018 dilaksanakan.
Di atas lahan seluas lima hektar yang berlokasi di Jakabaring, Palembang, rumah susun dibangun dengan enam tower.
Selanjutnya rumah susun yang di bangun dapat menampung sekitar 2.600 unit hunian yang akan terhubung langsung dengan Light Rapit Transit (LRT) dan jalan Jembatan Musi IV.
“Kawasan hunian atlet yang berkonsep rumah susun umum ini akan menjadi yang terbesar dan terintegrasi di Palembang. Dan tidak membebankan APBN dalam pembangunannya,” jelas Dirut Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto.
Nantinya kawasan hunian ini akan ditargetkan kepada para PNS, instansi Pemprov Sumsel dan masyarakat umum lainnya dengan kualitas yang telah disesuaikan dengan standar internasional (AOC).
“Ke depannya, kawasan Jakabaring ini akan menjadi icon baru untuk Kota Palembang di sisi pengembangan kawasan,” ujarnya.
Mengingat semakin dekatnya target rampung pembangunan kawasan hunian Jakabaring ini, percepatan pembangunan segera dilakukan Perumnas, dan saat ini progress struktur bawah sudah sekitar 10 persen.
Proyek yang meraup dana Rp. 600 miliar dalam pembangunannya didukung oleh Pemprov Sumsel dalam masalah perizinan.
Lahan yang free dan clear merupakan salah satu kunci Perumnas dapat mempercepat pembangunan proyek hunian ini. Dari sisi pendanaan Perumnas menjalin kerjasama dengan Perbankan nasional dan daerah.
“Kementerian PUPR menyambut baik terdapatnya proyek nasional yang tidak membebankan APBN. Hal ini seyogyanya dapat digulirkan di wilayah lainnya guna mempercepat program sejuta rumah,” jelas Basuki Hadimuljono.
Ditambahkannya, dengan menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dalam hal penyediaan lahan dan perizinan serta sektor Perbankan dalam hal pendanaan, program sejuta rumah dan penanganan backlog akan dapat terealisasi kedepannya. Proyek Jakabaring Palembang ini yang dapat dijadikan contoh.
“Pada kesempatan ini kami juga meluncurkan pendaftaran perdana pada proyek hunian Jakabaring ini. Digarapkan proses pembangunan dan pendaftaran pemesanan dapat berjalan secara pararel sehingga pada akhirnya sesuai perhelatan Asian Games dilaksanakan, hunian Jakabaring ini dapat langsung diserahterimakan kepada para PNS, pegawai instansi lainnya di lingkungan Provinsi Sumsel atau masyarakat umum lainnya,” jelas Himawan. (adi)











