Advertorial: Menteri ESDM dan Gubernur Sumsel Kunjungi Sumur Minyak di Kabupaten PALI

Minggu, 20 Maret 2016

PALI, Sumselupdate.com –Kedatangan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin berserta rombongan, menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga di Bumi Serepat Serasan.

Sambil melihat Stasiun Pamping (pompa minyak) Stasiun 75 dan Stasiun Pengumpulan Utama (SPU) 10 di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi,  General Manejer (GM) Pertamina Asset II memaparkan tentang produksi minyak di wilayah Pertamina Asset II di hadapan Menteri ESDM, Gubernur Sumsel, Bupati PALI, dan perwakilan Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas (Migas) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Read More

“Kunjungan Pak Menteri ESDM bagi kami sangat berkenan, di mana pak menteri meluangkan waktunya untuk melihat potensi Migas di Kabupaten PALI,” kata Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM, ketika dijumpai Sumselupdate.com di Eks Bandara Stanvac Pendopo, Minggu (20/3).

Heri sangat berharap dengan kunjungan ini bisa membuka peluang bagi Kabupaten PALI seperti sumur Migas, dan mengoptimalkan produksi sehingga pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) meningkat dari tahun sebelumnya.

“Kunjungan Pak Menteri ESDM sangat berarti untuk DOB. Kita berharap dengan kunjungan ini, dapat membuka kilang mini (kecil) terbentuk dan mengoptimalkan produksi migas, sehingga DBH meningkat,” jelas Heri.

Sementara itu, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, Kabupaten PALI mempunyai potensi energi (migas) tidak menutup kemungkinan Kabupaten PALI akan dibangun kilang minyak mini (kecil) dan mengoptimalkan sumur tua di Kabupaten PALI.

“PALI salah satu potensi energi, karena ada Pertamina Pendopo, sehingga bisa menarik harga minyak turun dratis. Ini dikarenakan bisa meminimalisir biaya produksi dan saya dengar tadi ada program penghematan biaya produksi,” kata Sudirman Said.

Sudirman menegaskan tidak menutup kemungkinan Kabupaten PALI akan dibuat kilang minyak mini (kecil). Namun, dia akan memperhatikan semua aspek.

“Kilang mini (PALI), secara jumlah mempunyai potensi, tadi saya dengar 2800 perbarel produksi per hari, tapi kita memperhatikan kilang Plaju, kita lihat keseluruhan bukan melihat di sini saja (PALI), tapi kalau di Plaju tidak dapat pasokan (Migas), kita cari alternatif untuk suplai di Plaju, tapi kalau di dikelola disini maka di Plaju tidak dapat pasok, tapi sangat memungkinkan (kilang mini) PALI,” jelas Sudirman.

Ditambahkan, Gubernur Sumsel Ir Alex Noerdin,  pihaknya sudah mengusulkan ke Kementerian ESDM untuk membuka kilang di Sumsel khususnya di Kabupaten PALI.

“Kilang di Sungai Gerong Plaju, itu peninggalan zaman belando, tadi kita usulkan untuk bangun di TAA (Tanjung Api-api) dan di sini (PALI) untuk buka kilang mini, dan beliau (menteri ESDM) tersenyum dan artinya setuju,” ungkap Alex. (adv/adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts