Media Lokal Perkuat Daya Saing Lewat Workshop Google AI Tools for Journalist di Bandung

Writer: - Jumat, 26 Desember 2025
Pengelola media, jurnalis hingga mahasiswa dan konten kreator ikuti Google AI Tools for Journalist untuk meningkatkan kapasitas media lokal (Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)

Bandung, Sumselupdate.com – Era jurnalisme tidak lagi hanya berkutat pada pena dan kertas, melainkan pada kemampuan berkolaborasi secara strategis dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menjawab tantangan tersebut, Local Media Community bersama Suara.com dan Google News Initiative, dengan dukungan penuh Ayobandung.id (Ayo Media Network), menggelar workshop bertajuk Google AI Tools for Journalist.

Pelatihan intensif ini berlangsung selama dua hari, 23–24 Desember 2025, di Kantor Ayo Media Network, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem media lokal agar mampu bekerja lebih efisien, mendalam, dan tetap relevan di tengah derasnya arus informasi digital.

Read More

Workshop ini dirancang bukan sekadar sebagai pelatihan teknis, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing media lokal. Fokus utamanya adalah pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung kerja jurnalistik, mulai dari riset cepat, verifikasi fakta, hingga pengolahan data berskala besar yang sebelumnya sulit dilakukan secara manual.

Sebanyak 28 peserta terpilih yang terdiri dari pengelola media, jurnalis profesional, hingga konten kreator komunitas mengikuti kegiatan ini. Para peserta secara intensif membedah potensi besar AI untuk membantu berbagai lini kerja jurnalistik, sekaligus meningkatkan kualitas dan akurasi pemberitaan.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menegaskan bahwa wajah industri media telah berubah secara signifikan. Media lokal, menurutnya, tidak bisa lagi bertahan hanya dengan mengandalkan cara-cara konvensional. Kolaborasi serta adopsi teknologi menjadi kunci utama dalam menghadapi dominasi platform global dan kompleksitas algoritma distribusi konten.

Dalam sambutannya pada Selasa (23/12/2025), Suwarjono menekankan pentingnya sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia menyebut jurnalis tidak boleh bersikap anti terhadap mesin, melainkan harus mampu memanfaatkannya sebagai mitra kerja. “Ketika berhadapan dengan mesin, media juga harus mampu memanfaatkan mesin,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perubahan drastis perilaku konsumsi informasi, khususnya di kalangan Generasi Z. Saat ini, generasi muda lebih banyak mencari informasi melalui platform visual seperti TikTok dan Instagram dibandingkan mengakses situs berita. Kondisi ini menuntut media untuk meningkatkan kecepatan, kreativitas, dan akurasi produksi konten dengan dukungan teknologi AI agar tetap relevan bagi audiens muda.

Senada dengan hal tersebut, CEO Ayobandung.id (Ayo Media Network), Rudy Sukarno, menilai workshop ini sebagai investasi penting bagi keberlanjutan industri media. Ia menekankan bahwa di tengah disrupsi digital, semangat belajar berkelanjutan serta penguatan jejaring antarjurnalis menjadi fondasi utama bagi media lokal untuk bertahan dan berkembang.

Pada sesi teknis, workshop menghadirkan dua mentor bersertifikat, yakni Ria Rizki Nirmala Sari dari Suara.com dan Adi Ginanjar Maulana dari Ayobandung.id. Keduanya mengupas secara mendalam berbagai Google AI Tools yang dapat dimanfaatkan dalam kerja jurnalistik.

Materi yang disampaikan meliputi penggunaan Google Advanced Search, Gemini, Google Pinpoint, hingga NotebookLM yang dirancang khusus untuk kebutuhan riset dan pengolahan data. Para peserta juga mendapatkan praktik langsung untuk memahami penerapan alat-alat tersebut dalam proses peliputan.

Ria Rizki Nirmala Sari menjelaskan bahwa sejumlah fitur sederhana dapat menjadi alat investigasi yang efektif. Ia mencontohkan Google Maps yang tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah, tetapi juga dapat digunakan untuk memetakan data peristiwa dan menyajikan visualisasi lokasi guna memperkuat laporan investigatif berbasis geografis.

Sementara itu, Adi Ginanjar Maulana mendemonstrasikan keunggulan Google Pinpoint yang dinilai sebagai game changer dalam jurnalisme investigasi. Melalui alat ini, ribuan data statistik, termasuk data kompleks dari Badan Pusat Statistik (BPS), dapat dianalisis dalam waktu singkat. Selain itu, rekaman audio wawancara berdurasi panjang juga dapat diubah menjadi transkrip secara otomatis, sehingga efisiensi kerja jurnalis meningkat secara signifikan.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts