Masa Transisi Bahan Baku, Kapasitas Produksi PT TeL 400 Ribu Ton

Minggu, 28 Januari 2018
Direktur SDM dan Umum PT TeL PP, Miftahuddin Amin.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL PP), Miftahuddin Amin mengungkapkan jika saat ini bahan baku pembuatan bubur kertas di PT TeL sedang mengalami transisi atau perubahan dari jenis kayu Acacia Mangium ke Eucalyptus Pellita.

Alasan perubahan bahan baku itu, menurutnya, karena ketahanan yang lebih baik kayu Eucalyptus Pellita terhadap hama, serta serat (fiber) yang tinggi untuk dijadikan pulp (bubur kertas).

Read More

“Dengan bantuan supply bahan baku kayu jenis Eucalyptus Pellita dari sister company yakni PT Musi Hutan Persada (MHP), kita yakin PT TeL akan sustained bisnisnya,” ujar Miftah, di sela-sela acara HUT ke-18 PT TeL, Minggu (28/1/2018).

Dijelaskan Miftah, kapasitas terpasang PT TeL sebesar 450 ribu ton/tahun. Namun karena masih dalam masa transisi bahan baku, target itu tentu belum bisa dicapai.

“Karena sekarang masih masa transisi, tentu saja tidak akan mencapai target kapasitas terpasang. Soalnya kayu jenis Eucalyptus Pellita hanya PT MHP yang punya,” lanjutnya.

Selama masa transisi, kata Miftah, kapasitas produksi PT TeL sebesar 400 ribu ton/tahun. Untuk mencapainya, PT TeL juga membeli bahan baku dari jenis kayu Acacia Mangium dari supplyer lain, termasuk dari Kalimantan serta daerah lain di sekitar Sumsel.

“Tadinya kita berharap produksi bagus dari bahan baku baru tersebut, namun ternyata cuaca dan beberapa faktor lain sangat mempengaruhi. Tapi kedepan kita yakin target itu akan terpenuhi,” pungkasnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts