Mahasiswa Kritik Keras Sikap Tak Tegas Jokowi Soal Wacana Penundaan Pemilu

Selasa, 29 Maret 2022
Presiden Jokowi saat penetapan pasukan Komponen Cadangan di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Jakarta, Sumselupdate.com – Presiden Mahasiswa Trisakti, Fauzan Raisal, menyebut ketidaktegasan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait wacana penundaan Pemilu 2022 menunjukkan ketidakpahaman terhadap konstitusi.

“Tidak tegasnya sikap Presiden Joko widodo, menunjukkan tidak pahamnya presiden terhadap konstitusi,” kata Fauzan di Grogol Pertamburan, Jakarta Barat, Senin (28/3/2022) seperti dikutip dari suara.com jaringan nasional sumselupdate.com.

Read More

Dia menilai, jika Jokowi memahami konstitusi maka dengan tegas menolak wacana penundaan pemilu yang disuarakan oleh elite parpol pendukungnya seperti Ketum PKB Muhaimin Iskandar hingga Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam konstitusi yakni Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan masa jabatan presiden dan wakil presiden hanya boleh dua periode.

Fauzan mengungkapkan ketidaktegasan Jokowi, diduga untuk menyembunyikan sesuatu, yakni kepentingan para elit di lingkaran oligarki.

“Ada kepentingan di baliknya, dimana pemerintahan sekarang telah dikuasai oligarki. Oligarki itu yang kemudian memperpanjang masa jabatan presiden agar memperkaya diri mereka sendiri,” ujarnya.

Diketahui ketidakkonsisten Jokowi menyikapi wacana penundaan pemilu terlihat dari sejumlah pernyataannya.

Jokowi sempat menolak tegas, bahkan disebutnya pihak yang mengusulkan gagasan itu ingin menamparnya, menjerumuskannya atau sedang mencari muka.

Namun belakangan pernyataan Jokowi melunak. Dia mengatakan siapapun boleh mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, karena menurutnya Indonesia adalah negara demokrasi. (adm3/sur)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts