Komisi VIII DPR RI Dukung Penguatan Lembaga Pemeriksa Halal di UIN Raden Fatah

Writer: - Minggu, 5 Oktober 2025
Anggota Komisi VIII DPR RI, Mohammad Iqbal Romzi (FPKS DPR RI)

Palembang, Sumselupdate.com — Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI meninjau Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Jumat (3/10/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan, profesionalisme, serta kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium LPH dalam mendukung percepatan program sertifikasi halal nasional.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Mohammad Iqbal Romzi berharap agar LPH bekerja profesional dengan terus melengkapi sarana dan prasarana laboratorium memadai.

Read More

“Kita terus mendukung dan memperjuangkan kebutuhan fasilitas yang sesuai agar proses pemeriksaan kehalalan dapat berjalan optimal,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, salah satu kendala yang dihadapi saat ini jauhnya jarak antara pelaku UMKM dengan lembaga pemeriksa halal, sehingga proses jemput bola dalam sertifikasi halal masih mengalami hambatan. Namun, meningkatnya permintaan sertifikasi halal menjadi sinyal positif.

“Ketika permintaan sertifikasi meningkat, itu berarti kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal semakin tumbuh. Ini menjadi tugas kita bersama untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut,” kata politisi PKS itu.

Dikatakan, tugas LPH bukanlah perkara mudah mengingat ragam dan pesatnya perkembangan dunia kuliner. Proses penelusuran asal bahan baku hingga distribusi produk harus sesuai dengan standar sertifikasi halal.

“Perkembangan teknologi di sektor kuliner sering kali tidak diikuti dengan regulasi yang cepat. Karena itu, LPH perlu terus meningkatkan kapasitas dan antisipasinya agar tidak tertinggal,”tuturnya.

Iqbal juga menyampaikan, tingkat kepedulian masyarakat Sumatera Selatan terhadap produk halal cukup tinggi. Hal ini menjadi modal penting mencapai target sertifikasi halal di wilayah tersebut.

Selain itu, peran Rumah Pemotongan Hewan (RPH) sangat penting mendukung kehalalan produk hewani.

Dia mendorong adanya penyuluhan dan pelatihan agar kegiatan penyembelihan dilakukan sesuai dengan standar syariat.

“Kita juga perlu menyasar para pedagang di pasar-pasar untuk diberikan edukasi dan pelatihan penyembelihan halal. Hal ini bagian dari upaya membangun mindset masyarakat bahwa halal itu bukan hanya soal agama, tapi juga soal kesehatan dan keberkahan,”tegas Legislator asal Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I ini. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts