Komisi VII DPR Berharap RUU EBT Segera Dituntaskan

Rabu, 14 Juni 2023
Anggota Komisi VII DPR Diah Nurwitasari

Jakarta, Sumselupdate. com- Anggota Komisi VII DPR Diah Nurwitasari mengatakan, pembahasan RUU EBT (Energi Baru Terbarukan) tahun lalu telah disepakati menjadi RUU inisiatif DPR.

Ketika menjadi inisiatif DPR, harus ada tanggapan dari pemerintah dan pemerintah telah menjawab dengan surat. Hanya saja surat tersebut tidak disertai lampiran DIM.

Read More

“Padahal Komisi VII berharap RUU ini bisa menjadi kado saat pertemuan G-20 di Bali, tapi lampiran DIM dari pemerintah sangat lambat. Maklum, semua kementerian sibuk mempersiapkan acara G-20.

Sehingga jadwal pembahasan dilakukan awal tahun 2023. Pembahasan baru berjalan sebagian, karena beberapa hal harus didalami, terakhir rapat sekitar akhir Februari 2023 dan setelah akhir Februari 2023 sampai hari ini belum ada lagi pembahasan RUU EBT.

Kalau di agenda masa sidang saya melihat ada slot melanjutkan pembahasan RUU ini. Karena Komisi VII ingin segera menuntaskan RUU ini, namun dari pihak pemerintah masih ada beberapa pertanyaan dan penjelasan. Jadi pembahasan DIM baru sebagian belum sampai 50%,”ujar politisi PKS tersebut di Media Center DPR Jakarta, Selasa (13/5/2023).

Menurut Diah, kalau ditargetkan hingga Juni 2023 agak sulit, tapi apakah bisa terkejar sebelum reses di masa sidang akan datang, butuh kesungguhan DPR dan pemerintah. Dikatakan, beberapa poin penting masih beda pendapat antara DPR dengan pemerintah dalam pembahasan RUU EBT ini.

Dikatakan, beberapa poin penting masih beda pendapat antara DPR dengan pemerintah dalam pembahasan RUU EBT ini.

Anggota DPR Dyah Roro Esti Widya Putri menjelaskan, tujuan RUU EBT sangat mulia sehingga semua pihak harus mendukung dan seluruh fraksi di Komisi VII sepakat menuntaskan RUU tersebut.
Menurut Dyah, permasalahan polusi udara mempengaruhi aktivitas masyarakat dan kita mulai merasakan efeknya yakni gangguan pernafasan.

“Kalau ditelusuri dan hasil beberapa riset, indikasi gangguan pernafasan berkaitan dengan kualitas udara yang disemburkan asap alat transportasi mengeluarkan karbon, “kata politik Golkar tersebut.

Dikatakan, Komisi VII terus memperjuangkan RUU EBT terutama dari sektor energi yang dapat mengurangi emisi karbonnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts