Ketua MPR Ajak FPMM Terapkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Rabu, 23 Agustus 2023
Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam Kongres I Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), di Jakarta, Selasa (22/8/2023).

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, Maluku merupakan bagian penting dalam proses panjang Bangsa Indonesia mengisi dan menata kemerdekaan.

Dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)  19 Agustus 1945, dicapai kesepakatan pembagian wilayah Indonesia dalam delapan bagian (provinsi). Salah satunya Maluku yang dipimpin Gubernur Johannes Latuharhary. Provinsi lain  Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Borneo, Sulawesi, dan Sunda Kecil.

Read More

Sebelum kemerdekaan, Maluku juga memainkan peranan penting melalui Jong Ambon dengan tokoh utama Johanes Leimena yang ikut di dalam panitia Kongres Pemuda II. Menghasilkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Kini dimasa mengisi kemerdekaan, Maluku diberkahi berbagai kekayaan sumber daya alam. Potensi pertambangan antara lain Emas di Pulau Buru, Wetar, Ambon, Haruku, dan Pulau Romang. Mercuri di Pulau Damar, Perak di Pulau Romang, Logam Dasar di Pulau Haruku dan Nusalaut, Kuarsa di Pulau Buru, Minyak Bumi di Bula (Pulau Seram), Laut Banda, dan Kepulauan Aru. Serta cadangan minyak di Maluku Barat Daya, dan Mangan di Laut Banda.

“Karena itu, tokoh Maluku sangat layak diberikan kesempatan menjadi bagian dalam kepemimpinan nasional, sebagai menteri maupun pejabat publik lainnya. Sehingga berbagai potensi kekayaan sumber daya alam di Maluku bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat Maluku,” ujar Bamsoet dalam Kongres I Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), di Jakarta, Selasa (22/8/2023).

Ketua DPR RI ke-20  ini menjelaskan, penyelenggaraan Kongres I FPMM menjadi inisiasi kolektif menggerakan segenap pemikiran untuk melakukan konsolidasi pemuda muslim Maluku sebagai bagian dari langkah kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045. Mengingat perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas tahun 2045 tidak hanya diwarnai semangat dan optimisme semata, melainkan realitas tantangan kebangsaan yang muncul dengan berbagai dimensi.

“Karenanya, kejayaan menuju Indonesia Emas tahun 2045 harus dipersiapkan dari sekarang. Salah satu kunci utama melalui pemahaman nilai kebangsaan.  FPMM harus dapat menjadi bagian dalam mempelopori aktualisasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-sehari,” jelas Bamsoet.

Dikatakan, sebentar lagi bangsa Indonesia menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Sebagai pesta demokrasi yang rutin diselenggarakan setiap lima tahunan, akan berlangsung anak-anak terbaik bangsa beradu ide dan gagasan terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara. Di pesta demokrasi itu pula akan didapatkan pemimpin dan wakil rakyat yang berpihak pada rakyat.

“Sehingga Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 harus disambut dan dihadapi dengan penuh optimisme dan hati yang berbahagia. Semua komponen bangsa memiliki tanggungjawab besar dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa,” tegas Bamsoet. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts