Ketua DPR: Judi Online Dapat Merusak Mental Anak dan Remaja

Writer: - Kamis, 8 Agustus 2024
Ketua DPR RI, Dr (HC) Puan Maharani.

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani meminta Pemerintah untuk mengimplementasi program edukasi yang efektif bagi anak-anak dan remaja demi mengatasi dampak negatif perjudian online.

Tidak hanya itu pemerintah turut memberikan dukungan psikologis lewat program bagi mereka yang sudah terjebak judi online.

Read More

“Judi online yang dilakukan anak-anak dan remaja dapat memberikan dampak yang berpengaruh terhadap masa depannya, termasuk dapat merusak mental mereka. Pendampingan trauma dan psikologis untuk korban judi online harus disediakan,”kata Puan  di Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Seperti diketahui, belakangan banyak ditemukan kasus psikologi pada anak yang kecanduan gawai. Mulai dari depresi, cemas, hingga anti sosial. Sehingga dia  mengimbau agar satuan pendidikan turut ikut berpartisipasi dalam pemberantasan judi online.

Misalnya, memberi edukasi bahaya permainan judi online kepada murid-murid di sekolah.

“Sosialisasi harus dimaksimalkan dengan edukasi dari lingkungan pendidikan yang memang berperan  mendidik anak-anak kita. Selain edukasi dengan cara konvensional, gunakan platform yang menarik atau disukai anak sehingga pesannya dapat lebih mudah diterima,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Dikatakan, pengawasan orang tua atau orang dewasa menjadi garda terdepan untuk menghindari anak mengikuti tren judi online, mengingat saat ini judi online banyak masuk melalui media sosial.

Puan mengimbau orang tua agar lebih waspada dan mengawasi dengan ketat saat anaknya berselancar internet.

“Judi online ini kan banyak muncul di platform media sosial dan internet. Inilah mengapa anak-anak perlu dibatasi penggunaan gadgetnya agar terhindar dan orang tua bisa mengawasi langsung aktivitas yang dilakukan anak saat menggunakan gadget,” ujar Mantan Menko PMK ini

Dia juga mendorong lingkungan di satuan terkecil, seperti RT/RW, ikut melakukan pengawasan karena anak-anak sering bermain bersama di sekitar lingkungan rumah mereka.

“Peran serta lingkungan di rumah juga diperlukan untuk membantu pengawasan anak-anak. Mungkin saat sedang mau ke warung atau salat di Masjid, orang dewasa bisa mengecek ketika anak-anak berkumpul bermain gadget bersama-sama,” jelasnya.

Puan menilai, gotong royong dan kerja bersama semua pihak diperlukan dalam mengatasi fenomena judi online. Hal ini demi memastikan generasi muda terlindungi dari bahaya yang dapat merusak masa depan mereka.

“Upaya kolektif dan terkoordinasi adalah kunci untuk menciptakan lingkungan daring yang aman dan sehat bagi anak-anak dan remaja di Indonesia,” tegas Perempuan Pertama Ketua DPR RI itu. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts