Jakarta, sumselupdate.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, 100 persen daerah di Indonesia siap melaksanakan Ujian Nasional. Kesiapan ini sudah dipastikan baik pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun UN Pensil Kertas (UNPK) di seluruh tingkatan.
Mendikbud Anies Baswedan melalui Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Nizam mengatakan, distribusi sudah dilakukan semingga atau dua minggu sebelum hari pelaksanaan UN.
“Kalau yang susah jangkauannya sudah dilakukan seminggu atau dua minggu sebelum hari H,” ungkap Nizam kepada wartawan di Gedung C, Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (28/3). Sementara kota besar yang mudah jangkauannya dilaksanakan tiga hari sebelum pelaksanaan.
Ditambahkan Nizam, pihaknya akan berupaya untuk meningkatkan pengawasan agar kecurangan UN bisa berkurang. Dalam hal ini, intensitasnya yang akan ditambah.
Kemendikbud sejauh ini telah menyediakan 770 ribu pengawas, terdiri dari para guru dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Menurut Nizam, rasio antara peserta dan pengawas itu memang harus 1:10 atau harus ada satu pengawas dalam satu ruang kelas UNBK. Sementara untuk UNPK, harus ada dua pengawas dalam satu kelas yang berjumlah 20 orang.
Terkait dengan Indeks Integritas UN (IIUN), Nizam menegaskan, ini akan terus diterapkan. Bahkan, hasil sekolah IIUN terendah akan diumumkan ke pejabat dan dewan daerah. Pasalnya, sebut dia, tahun lalu hanya wilayahnya saja yang diumumkan hasil IIUN-nya. (shn)











