Keluhkan Kenaikan Target PAD yang Sepihak

Selasa, 28 Februari 2017
Ilustrasi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Kurang tercapainya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Empat Lawang, membuat sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dibebankan target PAD yang lebih besar dari sebelumnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) misalnya yang mendapat beban PAD atas retribusi pasar mencapai Rp 200 Juta yang notabene lebih besar dari tahun sebelumnya.

Read More

“Target tahun lalu, tidak tercapai sekarang malah dinaikkan, kita jadinya bingung,” ucap Kepala Disperindag Empat Lawang, Rudianto kepada media.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengusulkan Peraturan Bupati (Perbup) ataupun Peraturan Daerah (Perda) terkait kenaikan retribusi. “Kita berencana menaikkan retribusi, kalau mau PAD tercapai ya harus dinaikkan,” tuturnya.

Kenaikan target PAD dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Empat Lawang ini memang terkesan sepihak, buktinya salah satu SKPD lainnya mengaku sama sekali tidak dilibatkan dalam menaikkan target PAD.

“Kami tidak pernah diajak bicara terkait target ini, kalau tidak capai target kan kami yang bertanggungjawab, tetapi kalau target PAD-nya sudah terlalu besar, bagaimana bisa tercapai,” ucap salah satu Kepala SKPD yang menolak namanya disebutkan.

Menyikapi hal itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Empat Lawang, Darno Bakar menegaskan pihaknya juga diberikan target besar untuk PAD bahkan tahun 2017 targetnya mencapai Rp 31 Milyar.

“Target kami juga ditingkatkan, meskipun tahun lalu tidak capai target, tentu kita harus optimis bisa mencapai target,” katanya diruang kerjanya, Selasa(28/2/2017).

Darno menambahkan, sekarang masih awal tahun dan belum saatnya menyerah terkait capaian PAD. “Nanti kalau sudah akhir tahun targetnya masih jauh, maka wajar jika menyerah,” tuturnya.

Mantan Kepala BLHD Empat Lawang ini menegaskan pihaknya tidak pernah menetapkan secara sepihak kenaikan PAD masing-masing SKPD, semuanya sudah sesuai kesepakatan TAPD Empat Lawang. “Semuanya hasil keputusan TAPD, bukan saya pribadi,” aku Darno.

Ia menyampaikan, 2016 saja pihaknya tidak mencapai target PAD namun tetap dibebani besar targetnya pada 2017 ini. “Ambil sisi positifnya saja, kita bekerja dulu, siapa tahu bisa tercapai,” terangnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Empat Lawang, Raka Warsi sempat menyoroti tidak tercapainya PAD Empat Lawang sehingga pihaknya mendukung jika dinaikkan lagi target PADnya.

“Misalnya tahun lalu target PAD hanya Rp 10 miliar dan tercapai Rp 8 Miliar, tahun ini bagus dinaikkan menjadi Rp 20 Milyar maka kemungkinan bisa mencapai lebih dari Rp 10 Milyar, artinya realisasinya tetap naik meski targetnya tidak tercapai,” pungkasnya. (kms)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts