Karo Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR: Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Tingkatkan Komunikasi Publik

Rabu, 3 Juli 2024

Bali, Sumselupdate. com- Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerjasama dengan Universitas Triatma Mulya, Bali, menggelar Sarasehan Kehumasan MPR RI, Menyapa Sahabat Kebangsaan, dengan tema “Peran MPR RI dan Perguruan Tinggi dalam Meningkatkan Komunikasi Publik”.

Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR, Anies Mayangsari Muninggar, SIP, ME, mengatakan, pada era informasi digital kerjasama dan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi penting.

Read More

“Komunikasi publik penting karena peran Humas adalah mengkomunikasikan berbagai informasi ataupun kinerja Pimpinan MPR, kelembagaan MPR, maupun Kesekjenan MPR,” kata Anies dalam Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sahabat Kebangsaan di Universitas Triatma Mulya, Bali, Selasa (2/7/2024).

Sarasehan Kehumasan MPR ini dihadiri Rektor Unversitas Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana, MM, Wakil Rektor I Dr. Ni Luh Putu Agustini K, SE MM, Wakil Rektor III Dr. I Ketut Sutapa, MM, Dekan Fakultas Pariwisata Nengah Subadra, SS, M.Par, Ph.D, dan mahasiswa Universitas Triatma Mulya.

Dalam kesempatan ini dilakukan penandatangan kerjasama antara Setjen MPR RI dan Universitas Triatma Mulya yang ditandatangani Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi MPR dan Rektor Universitas Triatma Mulya.

Menurut Anies, dalam Sarasehan Kehumasan MPR, Biro Humas dan Sistem Informasi MPR ingin mendapat masukan dari perguruan tinggi mengenai komunikasi publik yang harus dilakukan lembaga parlemen khususnya MPR. “Sebagai sistem pendukung kelembagaan MPR, Sekretariat Jenderal MPR perlu meningkatkan komunikasi publik,”kata Anies.

Dia menambahkan Pimpinan MPR periode 2019-2024 akan berganti dengan Pimpinan MPR periode 2024-2029 pada awal Oktober 2024. Setiap periode Pimpinan MPR mempunyai kehendak dan tuntutan yang berbeda dengan Pimpinan MPR periode sebelumnya. Termasuk bentuk komunikasi publik untuk meningkatkan citra positif bagi kelembagaan MPR RI. Agar MPR lebih dekat lagi dengan masyarakat, dan MPR memiliki citra lebih baik lagi di mata masyarakat.

Anies juga menjelaskan, Biro Humas dan Sistem Informasi MPR mempunyai program yang bisa lebih mendekatkan kelembagaan MPR dengan masyarakat dan memberikan citra positif kelembagaan MPR. Sehingga perlu kolaborasi Sekretariat Jenderal MPR RI bersama perguruan tinggi sangat penting. Karena masukan dari perguruan tinggi bisa meningkatkan komunikasi publik MPR RI kepada masyarakat.

Untuk penguatan komunikasi publik, lanjut Anies, MPR telah membuat strategi komunikasi seperti melalui media sosial (Youtube, facebook, instagram, twitter, dan TikTok). “Kami perlu mendapat masukan mengenai komunikasi publik yang tepat melalui media sosial sehingga bisa menjangkau kalangan milenial. Kami masih mencari formulasi yang tepat komunikasi publik yang tepat untuk kalangan milenial,”tuturnya.

Dikatakan, beberapa implementasi komunikasi publik yang sudah dilakukan MPR yaitu survei kepuasan masyarat tentang kinerja MPR, penerimaan kunjungan delegasi (sekolah dan universitas) ke MPR, layanan PPID, pelaksanaan Forum Komunikasi Publik dan Sarasehan Kehumasan, website mpr.go.id dan media sosial.

Wakil Rektor III Dr. I Ketut Sutapa, MM mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran straregis meningkatkan komunikasi publik, yaitu membangun citra positif, meningkatkan keterlibatan masyarakat, dan memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan.

Peran perguruan tinggi untuk meningkatkan komunikasi publik antara lain melalui pendidikan dan pelatihan, keterlibatan masyarakat, fasilitas dan sumber daya, seminar dan workshop.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts