Palembang, Sumselupdate.com – Operasi Pasar (OP) yang dilakukan Bulog dengan menggelontorkan beras medium dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) di Palembang, Sumatera Selatan, mulai menunjukkan hasil.
Penjualan beras bulog yang dijual dengan harga Rp. 9350/kg secara perlahan meningkat sejak dilepas beberapa hari lalu. Salah seorang pedagang di Pasar Lemabang, Palembang, Molly (56) mengaku penjualan beras medium Bulog cukup diminati, terbukti dalam empat hari sebanyak 60 kg beras habis terjual.
Molly mengatakan, masyarakat kini mulai beralih ke beras medium menyusul harga beras premium yang terus naik dalam beberapa pekan terakhir. Meski secara kualitas beberapa konsumen mengaku tidak merasa puas, namun beras medium tetap menjadi pilihan ditengah kenaikan harga beras premium.
“Ada yang tanya, ini berasnya pulen atau keras, saya juga belum coba jadi tidak tahu. Saya tanya yang sudah beli jawabannya berbeda, ada yang pulen ada pula yang keras. Jadi sedang saja,” ujar Molly, Senin (15/1/2018).
Dari pantauan RRI, harga beras premium di Sumsel terus merangkak naik sejak akhir tahun lalu dan kini menyentuh harga Rp.12.500/kg. Kenaikan harga dipicu isu kelangkaan beras medium di sejumlah pasar tradisional.
Terkait hal ini Bulog Divre Sumsel dan Babel menggelontorkan 500 ton beras medium. Dalam penyalurannya, Bulog menggandeng tujuh mitra perusahaan. Beras medium Bulog yang dijual dalam kemasan milik perusahaan dibandrol dibawah HET sebesar Rp.9350/kg. (adi)











