Sekayu, Sumselupdate.com – SKK Migas bersama Medco E&P Grissik Ltd menyalurkan 2.800 kotak masker dan bantuan susu untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Medco E&P Peduli bekerja sama dengan Plantari Institute pada 6–8 Oktober 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap di 14 desa untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.
Ke-14 desa penerima bantuan masker tersebut meliputi Babat Ramba Jaya, Supat, Letang, Sukamaju, Pangkalan Tungkal, Tri Tunggal, Mangsang, Simpang Tungkal, Berlian Jaya, Sumpal, Dayung, Lubuk Bintialo, Macang Sakti, dan Talang Buluh.
Sementara itu, bantuan susu sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disalurkan melalui posyandu untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat sasaran.
Proses distribusi melibatkan pemangku kepentingan setempat dengan memanfaatkan sejumlah lokasi, seperti kantor desa, posyandu, rumah local champion, dan fasilitas kesehatan masyarakat.
Kabut asap akibat karhutla berpotensi menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia.
Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menangani dampak karhutla.
“Melalui program Medco Peduli, kami berupaya mendukung langkah pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan setempat juga menjadi bagian penting untuk mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat,” ujar Leony.
Melalui program Medco E&P Peduli, perusahaan bersama mitra lokal berupaya terus memberikan dukungan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Ketua Karang Taruna Desa Lubuk Bintialo, Pahrun, mengapresiasi bantuan masker yang diberikan kepada warga di tengah kondisi karhutla.
“Terima kasih kepada Medco E&P atas bantuan ini. Di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan di desa, bantuan masker ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Pahrun.
(**)







