Habib Rizieq Kritik Kinerja Pemerintah

Minggu, 8 Januari 2017

Palembang, Sumselupdate.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengkritik kebijakan pemerintah dalam acara tabligh akbar di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (7/1) malam.

Habib mengritik  tentang penyesuaian  tarif dasar listrik, pajak kendaraan. termasuk ringginya harga cabai. menurutnya cukup memberatkan masyarakat.

Read More

Selain itu ia menjelaskan makna Maulid Arbain selama empat puluh hari yang dilakukan merupakan bukti kecintaan kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

Saat Nabi menyebarkan Islam terus dilakukan upaya makar oleh orang-orang kafir untuk membungkam Nabi Muhammad tidak melakukan penyebaran Islam.

“Makar itu upaya dari pembungkaman, upaya untuk memadamkan Islam dan upaya untuk menghalangi cahaya Allah menerangi bumi, maka saya sebutkan arti dari makar yang sesungguhnya,” tegasnya.

Menurutnya para ulama wajib mewarisi segala apa yang telah diwarisi oleh Nabi termasuk meneruskan dakwa Islam di muka bumi ini dengan segala risiko, sekalipun dibunuh maupun dipenjara.

“Aksi 212 dibilang upaya makar oleh pemerintah, apa aksi 212 yang dilakukan umat Islam membunuh orang apa upaya menggulingkan pemerintah, kan tidak, aksi 212 berlangsung damai,” tambahnya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts