Ketua Komisi II DPRD Kabupaten PALI, Irwan, ST ketika dihubungi, Minggu (6/3), mengatakan, dipanggilnya kepala PDAM Tirta Lematang Pendopo guna meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan BUMD tersebut atas galian yang terbengkalai.
“Kita ingin mendengar langsung penjelasan dari PDAM terkait galian perbaikan pipa yang dibiarkan begitu saja. Sudah banyak masyarakat yang melapor kepada kami, yang mengeluhkan galian yang berada di jalan protokol tersebut seperti diabaikan saja,” beber Irwan.
Politisi Partai Golkar ini menilai, PDAM lamban dalam memperbaiki pipa yang galiannya sangat meresahkan warga Kabupaten PALI.
“Kondisi galian seperti ini kan sangat bahaya bagi pengguna jalan di Kota Pendopo, karena kondisi lubang yang hanya ditutupi pasir saja. Kalau siang kelihatan jelas, bagaiman kalau malam hari, tentu masyarakat harus ekstra hati-hati ketika melintas. Tidak hanya bahaya bagi roda dua, tapi juga bagi roda empat,” tandasnya.
Terpisah, Hengki (25) warga kelurahan Handayani Mulya mengaku sudah sangat resah dengan kondisi galian PDAM yang sudah satu bulan diabaikan.
“Kami pengen jalan protokol Kota Pendopo ini sudah bagus lagi, jangan cak ini. Ado lubang besak. Bahayo bagi kami,” harapnya. (adj)
Teks/Foto : Irwan, ST











