Palembang, Sumselupdate.com – Mulai tahun ini, program bedah rumah yang selama ini dilaksanakan Dinas Sosial akan dikerjakan oleh Dinas PU Cipta Karya Sumsel.
“Kita tidak ada anggaran bedah rumah lagi, begitu juga dengan kabupaten/kota, kembali ke PU Cipta Karya, seperti Palembang, bedah rumah dilakukan PU Cipta Karya, itu kaitan fisik kembali ke PU,” kata Plt Kepala Dinas Sosial Sumsel Belman Karmuda, Minggu (12/3/2017).
Karena itu Dinsos Sumsel kini akan lebih fokus pada Kelompok Usaha Bersama (Kube) di masyarakat. Selain itu Pemprov Sumsel melalui Dinsos akan memberikan bantuan sembako dan selimut, serta perlengkapan mandi untuk Ayuna (71) yang tinggal bersama anaknya, Ari yang bekerja sebagai tukang ojek dan hidup serba kekurangan.
Nenek yang lumpuh akibat stroke yang dideritanya sejak tahun 2000 ini, sekarang segala aktifitas harus dibantu. Ironisnya, rumah yang ditinggali nenek malang ini sangat tidak layak .
Belman mengaku pihaknya hanya bisa membantu kebutuhan hidup nenek Ayuna dan pihaknya akan memberikan asuransi hari tua sebesar Rp300 ribu per bulan.
Sedangkan untuk tempat tinggal yang layak untuk nenek Ayuna, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Palembang.
“Kita akan berkoordinasi dulu dengan Pemkot Palembang, mengenai tempat tinggal nenek Ayuna dan hari ini baru kita bantu terpal,” tuturnya.
Ia menjelaskan, jika anak dari nenek Ayuna mengizinkan, pihaknya memberikan kesempatan agar nenek Ayuna tinggal di Panti Sosial milik Pemprov Sumsel di KM 5.
“Kalau anaknya mengizinkan kita akan jamin semua kebutuhan dan kesehatan nenek Ayuna akan terpenuhi,” ujarnya. (ery)











