Dini Hari 42 Polisi Gerebek Kafe di Lahat, 9 Orang Diamankan dan 12 Paket Diduga Ekstasi Disita

Writer: - Minggu, 18 Oktober 2026
Petugas gabungan Polres Lahat dan BNNK Empat Lawang menggelar operasi penindakan di Cafe D, Kabupaten Lahat, Minggu (18/10/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, sembilan orang diamankan untuk diperiksa dan 12 paket yang diduga ekstasi dengan berat bruto 4,92 gram disita. (Foto: Humas Polres Lahat/Sumselupdate.com)

Lahat, Sumselupdate.com – Sebanyak 42 personel gabungan Polres Lahat dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang menggerebek sebuah tempat hiburan malam, Kafe D, di Desa K R, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Minggu (18/10/2026) dini hari.

Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB tersebut, petugas mengamankan sembilan orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita 12 paket yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat bruto 4,92 gram.

Read More

Penggerebekan dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam tersebut.

Operasi dipimpin Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasat Resnarkoba Polres Lahat Iptu Doris Pidriandi, S.H., M.Si.

Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel dan menerima arahan di Lapangan Apel Polres Lahat sekitar pukul 01.15 WIB.

Petugas gabungan Polres Lahat dan BNNK Empat Lawang menggelar operasi penindakan di Cafe D, Kabupaten Lahat, Minggu (18/10/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, sembilan orang diamankan untuk diperiksa dan 12 paket yang diduga ekstasi dengan berat bruto 4,92 gram disita. (Foto: Humas Polres Lahat/Sumselupdate.com)

Dalam arahannya, Novi menekankan pentingnya profesionalisme, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap prosedur dalam setiap tindakan kepolisian. Koordinasi antarsatuan juga menjadi perhatian agar operasi berjalan aman dan tepat sasaran.

Sembilan Orang Diamankan, Polisi Sita Sejumlah Barang

Setibanya di Kafe D, petugas melakukan penindakan dan penggeledahan. Dari operasi tersebut, sembilan orang pengunjung diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan laporan sementara, satu orang diduga berperan sebagai pengedar, sedangkan delapan orang lainnya diduga sebagai pengguna.

Namun, status dan peran masing-masing masih harus didasarkan pada hasil pemeriksaan serta alat bukti yang diperoleh penyidik.

Selain 12 paket yang diduga ekstasi dengan berat bruto 4,92 gram, petugas menyita satu unit telepon genggam Android merek Vivo Y02.

Polisi juga mengamankan empat botol minuman keras yang dalam laporan disebut sebagai miras gepeng, dua senjata tajam, serta satu senjata api berbahan plastik yang disebut sebagai senjata mainan.

Seluruh barang tersebut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pendalaman perkara.

Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/65/X/2026/SPKT.Satresnarkoba/Polres Lahat/Polda Sumatera Selatan dan ditangani oleh Satresnarkoba Polres Lahat.

Penanganan Delapan Orang Masih Didalami

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasat Resnarkoba Iptu Doris Pidriandi menegaskan, penanganan terhadap orang-orang yang diamankan dilakukan berdasarkan peran masing-masing, hasil pemeriksaan, serta alat bukti yang ditemukan.

“Penanganan perkara dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan alat bukti. Penetapan status hukum setiap orang harus melalui prosedur yang berlaku, sehingga tidak disamaratakan,” tegasnya.

Dalam laporan sementara, satu orang diproses melalui jalur hukum. Sementara itu, penanganan terhadap delapan orang yang diduga sebagai pengguna masih menunggu penentuan tindak lanjut, termasuk kemungkinan rehabilitasi berdasarkan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.

Polres Lahat bersama BNNK Empat Lawang menyatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menekan peredaran gelap narkotika dan mencegah penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar melaporkan kepada aparat apabila mengetahui dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Informasi masyarakat dinilai penting untuk membantu upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Operasi berakhir sekitar pukul 02.45 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Penyidik selanjutnya mendalami perkara berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap orang-orang yang diamankan serta barang bukti yang telah disita.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts