Diduga Karena Sakit, Pihak Keluarga Menolak Jasad Sukiswo Diautopsi

Jasad Sukiswo ditemukan di dalam kebun kopi di Dusun Cawang Baru, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (7/12/2021) malam.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Keluarga dari almarhum Sukiswo (70) yang jasadnya ditemukan di dalam kebun kopi di Desa Cawang Baru, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 21.00 WIB, menerima kematian korban karena sakit.

Read More

Melalui anak korban Andi (43), warga Gunung Kendang, RT 6, RW1, Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, menandatangani surat pernyataan di atas materai, jika kematian bapaknya itu bukan karena sesuatu lain hal, namun murni karena sakit yang dialaminya.

Berangkat dari pemikiran tersebut, Andi dan pihak keluarga lainnya menolak jika jasad Sukiswo untuk dilakukan autopsi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, masyarakat Dusun Cawang Baru, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan mendadak gempar.

Pasalnya, seorang warga menemukan sesosok mayat tergeletak di dalam kebun kopi, Selasa (7/12/2021) malam.

Belakangan diketahui jika jasad yang mukanya sudah membengkak karena proses pembusukan itu bernama Sukiswo.

Jasad Sukiswo ditemukan di dalam kebun kopi di Dusun Cawang Baru, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (7/12/2021) malam.

Kapolres Pagaralam melalui Kasat Reskrim AKP Najamudin, SH mengatakan, mayat korban ditemukan oleh anaknya Andi (43), warga Gunung Kendang, RT 6, RW1, Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara.

Menurut Kasat, berdasarkan keterangan Andi, jika sudah dua hari terakhir melakukan pencarian terhadap orangtuanya.

Dari keterangan Andi, jika bapaknya itu pergi dari rumah hendak ke kebun miliknya di Desa Cawang Baru RT 01, RW 01, Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara.

Korban berangkat dari rumah pada Senin (6/12/2021) sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan sepeda motor dengan dilengkapi dengan peralatan pertanian lainnya.

Karena tidak pulang-pulang, Andi ditemani rekannya melakukan pencarian dengan cara menanyakan keberadaan korban kepada siapa saja yang mengenalinya.

Nah, malam ini sekitar pukul 21.00 Wib, Andi bersama rekan menuju ke kebun dan menemukan korban dalam keadaan tergeletak tak bernyawa.

Selanjutnya, Andi bersama rekannya memberitahukan kepada warga setempat serta pihak Polres Pagaralam.

Dikatakan Kasat, sekitar pukul 22.10 WIB, personel Piket fungsi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim langsung menuju di TKP.

Hasil olah TKP ditemukan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol BG 3496 WD, satu bilah arit, satu unit gunting stek, sebilah pisau di pinggang, satu buah jaket, satu unit HP di kantong baju korban, dan satu bungkus rokok.

Setelah melakukan olah TKP, petugas membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Besemah. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.