Laporan Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com – Puluhan warga Desa Lubuk Sakti, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) nekat mengadu ke anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir, Senin (15/6/2020).
Kedatangan warga diduga dipicu adanya aksi oknum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melakukan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD).
Di hadapan Ketua Komisi 1 Ikbal, warga mengadukan uang BLT DD sebesar Rp600 ribu diduga langsung dipotong sebesar Rp400 ribu dengan alasan akan dibagikan lagi kepada yang tidak menerima bantuan ini.
“Kami dimintai Rp400 ribu oleh anggota BPD alasannya untuk dibagikan kepada orang yang belum dapat, untuk Desa Lubuk Sakti sendiri penerima uang BLT DD sebanyak 107 kartu keluarga,” jelas warga Ri yang dalam pertemuan itu juga dihadiri Ketua BPD dan perangkat Desa Lubuk Sakti lainnya.
Saat disinggung siapa oknum BPD yang melakukan pemotongan uang BLT DD itu, dia mengaku tidak tahu siapa nama yang melakukan pemotongan tersebut.
“Saya tidak tahu siapa nama anggota BPD yang melakukan pemotongan uang BLT DD tersebut,” kata warga.
Ditemui terpisah, Ketua BPD Desa Lubuk Sakti, DM saat dikonfirmasi terkait adanya pemotongan uang BLT DD sebesar Rp400 ribu itu, terlihat enggan menanggapi perihal tersebut.
“Saya tidak tahu terkait pemotongan uang BLT tersebut,” jawabnya singkat sembari meninggalkan awak media dengan menggunakan sepeda motor. (**)











