Deru: Putra Jawa Keturunan Sumatera Saat ini Sudah Mendekati 50 Persen

Sabtu, 5 Maret 2022
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri pengukuhan wali kecamatan dan wali desa Putra Jawa Sumatera (Pujasuma) Kabupaten Lahat di Hotel Grand Zuri Lahat, Sabtu (5/3/2022).

Laporan: A Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri pengukuhan wali kecamatan dan wali desa Putra Jawa Sumatera (Pujasuma) Kabupaten Lahat.

Read More

Pada pengukuhan wali kecamatan dan wali desa Pujasama yang digelar di Hotel Grand Zuri Lahat, Sabtu (5/3/2022), Herman Deru menyebut keberadaan suku jawa di Sumsel sudah mencapai 50 persen.

Deru mengatakan, saat ini sudah banyak keturunan jawa yang lahir di Sumatera, sehingga mereka membentuk sebuah paguyuban sebagai organisasi wadah bernaung para Pujasuma.

“Putra Jawa keturunan Sumatera saat ini sudah mendekati 50 persen, maka melalui organisasi Pujasuma ini, saya berpesan, harus ada langkah konkrit, jangan jadikan organisasi hanya untuk berkumpul memakai seragam saja, namun jadikan organisasi ini, mengambil peran nyata di tengah masyarakat,” kata Deru.

Deru menambahkan, di Sumsel saat ini, sudah ada 51 suku, termasuk Jawa. Suku jawa masuk di wilayah Sumsel, diakuinya, pada tahun 1938, di Belitang dan Musirawas.

“Dulu orang jawa datang ke Sumatera dengan terhormat, mereka bertujuan untuk mengajari kita cara bertani, namun bagi saya, 51 suku di Sumsel, semuanya terhormat di mata saya, semua sama, sama haknya, sama kewajibannya dalam menjalankan pembangunan,” ungkap Deru.

Di tempat yang sama, Ketua Pujasuma Kabupaten Lahat Sutoko mengatakan, terbentuknya 24 wali kecamatan dan 360 wali desa Pujasuma, merupakan pertama di Sumsel.

“Pembentukan wali kecamatan dan desa Pujasuma di Kabupaten Lahat ini merupakan yang terbesar dan pertama di Sumsel,” ujar dia.

Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang mengatakan, di Kabupaten Lahat, keberadaan Pujasuma sudah mencapai 35 persen, sehingga kehidupan masyarakat Pujasuma sudah sangat membaur dengan warga pribumi di Kabupaten Lahat.

“Iya betul, bahkan di Kabupaten Lahat ini sudah banyak kawasan eks transmigrasi yang warganya sebagian besar di luar Sumatera. Oleh karena itu, Pujasuma sudah menjadi bagian dari Kabupaten Lahat yang tidak bisa dipisahkan. Terlepas dari bahasa dan suku yang berbeda, namun tetap saja keberagaman ini akan menjadi persatuan bagi kita semua,” ujar dia. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts