Bupati PALI Rayakan Ulang Tahun Bersama K7P

Perayaan ulang tahun Bupati PALI.

PALI, Sumselupdate.com – Tanpa diduga sebelumnya oleh Bupati PALI H. Heri Amalindo, kedatangannya dalam menghadiri Hari Ulang Tahun Komunitas 7 Pilar (K7P) Minggu (24/9) yang ke-6 tahun ternyata menjadi kejutan bagi sang bupati.

Karena, pada hari itu juga bertepatan dengan hari ulang tahun bapak pembangunan di Kabupaten PALI itu yang ke-54 tahun.

Bacaan Lainnya

Dalam suasana hangat, pemotongan tumpeng dilakukan oleh bupati PALI yang juga disaksikan oleh ketua Komisi II DPRD, Irwan, ST yang juga merupakan dewan pendiri K7P. Selain itu hadir juga seluruh anggota dan pengurus K7P serta masyarakat dari berbagai kalangan di Sekretariat K7P di Jalan Merdeka Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Sebelum puncak perayaan HUT, K7P juga dibantu beberapa OPD di lingkungan pemkab PALI menggelar berbagai macam kegiatan seperti berobat gratis, KB gratis, bakti sosial, serta sosialisasi kebangsaan kepada pelajar. Sampai puncaknya kemarin yakni diresmikan warung K7.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komunitas Tujuh Pilar Kabupaten PALI Yulianto SH MSi, menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan tersebut bertemakan ‘Cetak Biru Menuju Indonesia Raya’.

Tema tersebut berdasarkan Undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi, ‘Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengabtar rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur’.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan berbagai kegiatan dalam menyambut hari jadi Komunitas Tujuh Pilar, yang ke 6 tahun, KB gratis, bakti sosial, sosialisai kebangsaan terhadap pelajar. Dan kita berharap K7P bisa menjadi mitra pemerintah dan selalu bersinergi,” ujarnya

Sementara itu Irwan ST, Dewan Pendiri K7P dalam sambutannya mengatakan Komunitas Tujuh Pilar lahir karena kepedulian dengan dengan keadaan bangsa saat ini.

“Kita terus berupaya menjadi pewarna bagi bangsa Indonesia, mengingat mulainya tergerusnya ahlak pemuda saat ini, itu tidak luput dari perhatian Komunitas Tujuh Pilar, dengan memberikan penyuluhan kepada 1700 anak sekolah,” ujarnya.

Meskipun anggota Komunitas Tujuh Pilar tidak bisa berbuat untuk bangsa setidaknya, sambung ketua DPD Golkar PALI itu bahwa anggota K7P tidak ikut-ikutan menghitamkan bangsa ini terkhusus Kabupaten PALI. Karena, sebagai  bangsawan yang peduli terhadap bangsanya. “Kalau kita belum mampu untuk memperbaiki, minimal kita tidak ikut menghitamkan atau merusaknya,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Heri Amalindo mengatakan meskipun Indonesia bersuku-suku, berbangsa-bangsa namun tetap bersatu.

“Hadirnya Komunitas Tujuh Pilar menjadi bagian dari kesatuan dan persatuan bagi masyarakat Kabupaten PALI, yang memiliki banyak warna, yang terdiri dari lima Kecamatan, namun tetap satu yaitu PALI,” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.