Jakarta, Sumselupdate.com – Mulai tahun 2023, pembelian gas LPG 3kg akan dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.
Pemerintah sendiri telah melakukan uji coba pembelian gas elpiji 3 kg melalui MyPertamina di 5 kabupaten/kota sejak akhir tahun 2022.
Lantas, bagaimanakah caranya membeli LPG pakai MyPertamina? Simak ulasan di bawah ini.
Cara beli LPG pakai My Pertamina
Untuk pembelian LPG 3 Kg ini nantinya akan menyinkronkan data pembeli LPG 3 Kg dan data P3KE. Adapun data P3KE ini akan diinput melalui web MyPertamina. Meski demikian, masyarakat tak harus menginstal aplikasi MyPertamina atau melakukan QR code seperti saat pembelian BBM (bahan bakar minyak) subsidi.
Untuk pembelian elpiji 3 Kg ini nantinya masyarakat hanya perlu beli elpiji 3 kg sama seperti biasanya, namun pembeli perlu menunjukan KTP (kartu tanda penduduk) kepada petugas penjual LPG 3 Kg.
Setelah itu, petugas akan melakukan pengecekan apakah data pembeli tersebut sudah tertulis dalam data P3KE. Jika datanya belum masuk dalam P3KE, maka akan langsung di-update. Setelah itu, bisa beli elpiji 3 Kg seperti biasa.
Untuk pembelian elpiji 3 kg menggunakan MyPertamina ini diketahui sudah dilakukan uji coba di beberapa kecamatan yakni Tangerang, Semarang, Batam, dan Mataram. Setelah itu, pada tahun depan akan dilakukan secara menyeluruh di wilayah Indonesia.
Meski pembelian elpiji 3 kg nantinya akan menggunakan pendataan, namun belum ada informasi adanya pembatasan pembelian LPG 3 kg. Maka dari itu, masyarakat pun masih bisa beli elpiji 3 kg sama seperti biasanya tanpa perlu merasa takut atau was-was kehabisan kuota harian untuk beli LPG 3 kg layaknya saat beli BBM subsidi.
Mungkin belum banyak yang tahu bahwa pembelian LPG 3 kg pakai MyPertamina ini sebenarnya sudah terlebih dulu dilakukan uji coba, dibanding BBM Pertalite. Adapun uji coba tersebut telah dilakukan sejak bulan Maret 2022. (adm3/sur)











