Banyuasin, Sumselupdate.com — Kabupaten Banyuasin kembali menegaskan komitmennya sebagai lumbung pangan nasional setelah menetapkan target peningkatan produksi padi pada tahun 2025. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Banyuasin Ir Erwin Ibrahim mewakili Bupati Banyuasin saat menyambut kunjungan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, pada kegiatan panen padi IP 100 di Desa Merah Mata, Jumat (5/9/2025).
Pada kesempatan tersebut, Sekda Erwin yang didampingi Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin, Sarip memaparkan bahwa Banyuasin menargetkan luas tanam padi mencapai 238.543 hektare pada tahun 2025.
“Untuk itu kita semua harus memiliki komitmen yang sama guna tercapainya target tanam tersebut,” tegas Erwin.
Erwin menambahkan bahwa peningkatan produksi ini diharapkan mampu mengangkat posisi Banyuasin sebagai lumbung pangan utama di Sumatera Selatan dan nasional.
“Harapan kita jelas, Banyuasin dapat meningkatkan produksi tahun 2025 dan naik dari peringkat dua menjadi peringkat satu lumbung pangan nasional,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran perbankan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dianggap sangat membantu petani dalam permodalan usaha. Menurutnya, dukungan pembiayaan ini perlu menjangkau seluruh petani di Banyuasin.
Selain itu, Erwin mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan alih fungsi lahan pertanian. “Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 mengatur perlindungan lahan pertanian, dan pelanggarannya dapat dikenai sanksi fisik maupun denda,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kunjungannya dilakukan untuk memastikan kesiapan Banyuasin dalam peningkatan produksi pangan nasional, termasuk rencana penambahan lahan tanam.
“Presiden RI Bapak Prabowo melalui Kementerian Pertanian terus berupaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan sesuai Program Asta Cita,” ujar Andi.
Ia mengajak petani untuk terus bekerja keras dan memanfaatkan bantuan pertanian secara optimal.
“Saya mengharapkan Bapak/Ibu petani selalu bekerja keras agar sasaran produksi dapat tercapai. Gunakan bantuan infrastruktur dan alat mesin pertanian sesuai peruntukannya. Terima kasih telah mendukung pencapaian target produksi,” tutup Menteri Andi.
Kunjungan Menteri Pertanian ini menjadi dorongan kuat bagi Banyuasin untuk semakin memantapkan diri sebagai pusat produksi pangan nasional. ( )











