Banyuasin Rilis BRS Triwulan III 2025, Angka Kemiskinan Terus Menurun

Writer: - Kamis, 16 Oktober 2025
Pemkab Banyuasin bersama BPS merilis Berita Resmi Statistik (BRS) Triwulan III Tahun 2025, di Ruang Rapat Bappeda & Litbang Banyuasin, Kamis (16/10/2025).

Banyuasin, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis Berita Resmi Statistik (BRS) Triwulan III Tahun 2025 dalam pertemuan resmi yang digelar di Ruang Rapat Bappeda & Litbang Banyuasin, Kamis (16/10/2025). Rilis data ini mengungkap tren positif menurunnya tingkat kemiskinan selama periode 2021–2025.

Kepala BPS Kabupaten Banyuasin, Basuki Rahmat, memaparkan bahwa penurunan signifikan terjadi dalam persentase maupun jumlah penduduk miskin. “Secara umum pada periode 2021–2025 tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyuasin menunjukkan tren menurun. Pada tahun 2021 persentase kemiskinan sebesar 10,75 persen, dan terus menurun hingga tahun 2025 menjadi 8,48 persen,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan cukup besar. “Pada tahun 2021 jumlah penduduk miskin tercatat 94,08 ribu jiwa. Pada 2024 turun menjadi 84,36 ribu jiwa, dan pada 2025 kembali turun menjadi 77,63 ribu jiwa. Bahkan persentase penduduk miskin ekstrem pada tahun 2024 juga menurun menjadi 0,49 persen,” paparnya.

Menanggapi capaian tersebut, Bupati Banyuasin H Askolani, menegaskan bahwa rilis data per triwulan akan dijadikan instrumen penting dalam pengendalian pembangunan daerah.

“Setiap data yang dirilis tidak hanya berfungsi sebagai informasi, tetapi juga sebagai alat ukur keberhasilan dan sistem peringatan dini apabila terdapat penyimpangan dari target kinerja yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Askolani menekankan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Satu Data Banyuasin sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Tiga poin penting yang ia soroti meliputi :

  1. Kewajiban setiap OPD memastikan ketersediaan data sektoral yang mutakhir dan akurat.
  2. Penguatan koordinasi antarprodusen data, wali data (Diskominfo), pembina data (Bappeda Litbang dan BPS), untuk menjamin integrasi data.
  3. Optimalisasi Portal Satu Data Banyuasin sebagai rujukan data resmi bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

Menurut Bupati Askolani, kebijakan yang tepat hanya dapat lahir dari data yang akurat. “Data yang akurat dan terintegrasi akan menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran, pelaksanaan yang efektif, serta evaluasi yang objektif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa rilis data ini menjadi momentum penguatan sistem pengendalian pembangunan, terutama terkait prioritas seperti peningkatan SDM, layanan dasar, ketahanan pangan, infrastruktur, dan ekonomi rakyat.

“Forum hari ini menjadi momentum rilis data Triwulan III sebagai langkah nyata meningkatkan transparansi dan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Banyuasin,” tutupnya. ()

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts