Bantah Aniaya M, Chandri: Saya Asuh 15 Tahun, Ini Balasannya?

Jumat, 23 Maret 2018
Chandri Widharta dituduh menganiaya bocah asuhnya yang berinisial M.

Jakarta, Sumselupdate.com – Chandri Widharta (60) menyesalkan tuduhan dirinya telah melakukan kekerasan terhadap anak asuhnya, M alias F, di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Padahal Chandri merawat M dan keempat anak asuhnya itu sejak kecil karena alasan kemanusiaan.

“Saya mikir, saya 15 tahun mengasuh anak tapi balasannya begini? Mereka kok didiamkan begini?” kata Chandri di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Read More

Chandri diketahui merawat kelima anak asuhnya dengan berpindah dari satu hotel ke hotel lain. Sejak dirinya dilaporkan ke polisi, Chandri tak bisa bertemu lagi dengan anak asuhnya.

“Anak saya sudah dibeginiin dan dibawa pergi, kok nggak mikir perasaan anak-anak orang tua gimana. Itu bukan anak-anak biologis saya, tapi anak saya pelihara,” imbuh dia.

Chandri mengaku membiayai anak-anaknya dari biaya pengobatan yang dibayar oleh pasien. Menurutnya, kebanyakan mereka memberikan voucher hotel.

“Saya suka ngobatin orang, Pak, doa, ada bukti banyak sekali. Saya nggak narik uang, mereka kasih voucher hotel,” katanya.

Selain itu, dia kembali menegaskan tak pernah menganiaya anak asuhnya. Chandri berharap kasus ini cepat selesai dan berdoa kepada Tuhan agar membuka tabir kebenaran kasus tersebut.

“Saya minta sama Tuhan, ‘Tuhan, kalau ini nggak salah, tunjukkanlah siapa,’” terangnya.

Chandri sebelumnya dilaporkan ke polisi atas dugaan kekerasan terhadap salah satu anak asuhnya, M, oleh LPAI. M awalnya kabur dari Hotel Le Meridien, tempat tinggalnya selama ini bersama Chandri.

Kepada pihak LPAI, M menceritakan kekerasan psikis, seperti disuruh tidur di kamar mandi, oleh ibu asuhnya. M bisa ke LPAI karena diantar oleh Rini, seorang perempuan yang sebelumnya berniat mengasuhnya. (adm3/dtc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts