Anggota Komisi XI DPR  Dukung KUR Tanpa Agunan

Writer: - Sabtu, 13 Desember 2025
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. (Foto; Sumselupdate.com/Humas DPR RI).

Batam, Sumselupdate.com – Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menegaskan diperlukan  perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hal tersebut disampaikan Anisbsaat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis (11/12/2025).

Read More

Anis menjelaskan, KUR merupakan program pemerintah yang dirancang untuk mempermudah UMKM memperoleh pembiayaan. Namun, masih banyak pelaku usaha ultra mikro  belum mampu mengakses fasilitas tersebut.

“Banyak UMKM kita  kesulitan mendapatkan pembiayaan dan pemerintah sudah memberikan program ini. Tapi memang masih banyak yang ultra mikro juga  kesulitan mendapatkan akses KUR itu,” ujar Anis  usai pertemuan.

Terkait kebijakan pembebasan agunan untuk pinjaman KUR di bawah Rp100 juta, Anis menyatakan dukungan penuh. Langkah tersebut akan membuka ruang lebih besar bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan murah dan terjangkau.

“Jika di bawah 100 bebas agunan tentu kita dukung. Ini akan memudahkan UMKM mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga  rendah. Semakin banyak UMKM  mendapatkan pembiayaan, mudah-mudahan usaha mereka makin berkembang,” jelasnya.

Legislator Dapil Jakarta I ini menekankan, program pembiayaan pemerintah tidak hanya terbatas pada KUR. Pelaku usaha ultra mikro yang masih sangat kecil, dapat memanfaatkan program seperti PNM Mekar yang memiliki skema lebih ringan dan mudah dijangkau.

“Program pemerintah untuk pembiayaan  tidak hanya KUR. Untuk yang masih  kecil bisa ikut PNM Mekar, program ultra mikro yang lebih ringan bagi mereka,” tambahnya.

Selain akses pembiayaan, Anis menilai pembinaan dan pendampingan menjadi aspek krusial dalam meningkatkan kapasitas UMKM.

Dia menekankan, UMKM umumnya memiliki kedisiplinan yang baik dalam pengajuan maupun pembayaran pembiayaan, sehingga pendampingan yang tepat dapat membantu mereka naik kelas.

“UMKM ini harus dibina, dan sekarang sudah ada kementerian  menangani. Rata-rata mereka disiplin dalam pembayaran. Namun tetap butuh pendampingan serius agar pembiayaan benar-benar berdaya guna dan meningkatkan kemampuan usaha mereka,” tuturnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts