Jakarta,sumselupdate.com – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendorong pemerintah melakukan edukasi kepada pedagang agar dapat memanfaatkan teknologi untuk lebih berkreasi memasarkan produk. Agar pedagang tidak hanya bisa memasarkan di pasar tradisional, tetapi juga di pasar digital.
“Menurut saya perlu edukasi dari pemerintah mencari jalan keluar membantu pedagang Tanah Abang bagaimana mengkreasikan pemasaran mereka, mengkreasikan pemasaran mereka, jangan sampai pasar legendaris Tanah Abang tutup karena kalah bersaing,” ujar Misbakhun di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Misbakhun menambahkan, persaingan dagang antara pasar tradisional dan pasar digital harus diatur dalam regulasi. Pemerintah, harus memberi perhatian lebih pada fenomena pedagang Pasar Tanah Abang yang mulai sepi pembeli karena gempuran perdagangan di pasar digital.
“Keluhan mereka harus menjadi perhatian pemerintah, karena pedagang Tanah Abang mempunyai sistem distribusi ke seluruh pelosok. Mereka menghidupi industri, menghidupi mata rantai perdagangan, dan mempekerjakan banyak ribuan pegawai danbburuh. Sehingga eksistensi mereka perlu dijaga dan pemerintah harus turun tangan melalui program edukasi, program bantuan apapun yang sifatnya menjadi solusi dan menjadi jalan keluar,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Sebagaimana diketahui, pedagang Tanah Abang akhir-akhir ini mengeluhkan sepinya dagangan karena pembeli lebih memilih berbelanja melalui pasar digital. Pedagang Tanah Abang mendesakan untuk menutup Tiktok Shop sebagai social-commerce yang dianggap telah menggerus bisnis mereka di pasar fisik. (duk)











