Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Komering OKI, Basarnas Lakukan Pencarian

Writer: - Sabtu, 31 Oktober 2026
Tim SAR Gabungan, saat melakukan pencarian bocah tenggelam di sungai Komering, OKI, Sumsel, Sabtu (31/10/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Kayuagung, Sumselupdate.com – Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun bernama Hendi Aliansyah dilaporkan hilang tenggelam saat mandi dan berenang di Sungai Komering, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Hingga Sabtu (31/10/2026), korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan pun terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Read More

Kepala Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Jumat (30/10/2026) sore. Setelah menerima informasi, Basarnas langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

“Setelah menerima informasi kejadian, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Kami juga berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan agar upaya pencarian dapat dilakukan secara maksimal. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ungkap Raymond, Sabtu (31/10/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua orang temannya sedang mandi dan berenang di Sungai Komering.

Ketiganya kemudian bermain adu ketahanan menahan napas sambil menyelam ke dalam sungai. Namun, ketika dua temannya muncul ke permukaan, Hendi tidak terlihat lagi.

Menyadari korban hilang, kejadian tersebut kemudian dilaporkan hingga Basarnas melakukan operasi pencarian.

Raymond menjelaskan, pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Penyisiran dilakukan di permukaan sungai secara visual menggunakan perahu karet milik Basarnas dan perahu masyarakat. Area pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan luas mencapai 4 kilometer persegi (km²).

“Tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian dengan mengoptimalkan seluruh sarana dan personel yang tersedia,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Raymond mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai.

Masyarakat juga diminta tidak berenang di lokasi yang memiliki arus deras atau kedalaman yang tidak diketahui, serta menghindari aktivitas berisiko di perairan tanpa pengawasan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts