Kapolri Suyudi Mutasi 89 Perwira, Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Bergeser

Writer: - Sabtu, 3 Oktober 2026
Kapolda Sumsel Irjen Sandhi Nugroho. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri pada awal Oktober 2026.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram tersebut memuat 89 nama perwira yang mendapat penugasan, mutasi, maupun pengangkatan dalam jabatan baru.

Read More

Sejumlah jabatan strategis di tubuh Polri turut mengalami perubahan, termasuk posisi Kabareskrim dan sejumlah Kapolda.

Di jajaran Polda Sumatera Selatan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho masuk dalam daftar pergeseran jabatan dalam mutasi tersebut. Sandi sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumsel, dengan Brigjen Pol Rony Samtana sebagai Wakapolda Sumsel.

Mutasi ini menjadi salah satu langkah awal restrukturisasi organisasi setelah Suyudi Ario Seto resmi menjabat Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada Kamis (1/10/2026), sehari sebelum Surat Telegram mutasi tersebut diterbitkan.

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim

Selain perubahan di tingkat kewilayahan, mutasi tersebut juga mengubah posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Irjen Pol Asep Safrudin yang sebelumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri. Ia menggantikan pejabat sebelumnya dalam posisi tersebut.

Pergantian tersebut menjadi salah satu perubahan jabatan strategis dalam mutasi yang dilakukan setelah pergantian kepemimpinan di tubuh Polri.

Selain Kabareskrim, sejumlah Kapolda juga mengalami rotasi. Di antaranya Irjen Pol Dadang Hartanto yang ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya, sementara jabatan Kapolda Maluku selanjutnya diisi Irjen Pol Suwondo Nainggolan.

Mutasi dan rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang mencakup penempatan maupun pengangkatan perwira pada sejumlah jabatan baru.

Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026 menjadi dasar perubahan sejumlah posisi strategis di lingkungan Mabes Polri dan kewilayahan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts