Kabut Asap Palembang Memburuk, 5 Puskesmas Disiagakan 24 Jam Tangani Warga Terdampak ISPA

Writer: - Jumat, 2 Oktober 2026
Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta lima puskesmas yang ditunjuk untuk memberikan layanan 24 jam guna menangani warga terdampak ISPA di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap, Jumat (2/10/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Pemerintah Kota Palembang mengoptimalkan layanan kesehatan untuk menangani warga yang terdampak infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, lima puskesmas yang telah ditunjuk diminta memberikan pelayanan selama 24 jam. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat segera memperoleh penanganan medis.

Read More

“Karena ini kaitan dengan ISPA, puskesmas harus buka 24 jam, sehingga kalau ada terdampak ISPA langsung bisa ditindaklanjuti,” kata Ratu Dewa, Jumat (2/10/2026).

Selain mengoptimalkan pelayanan puskesmas, Ratu Dewa juga meminta rumah sakit pemerintah maupun swasta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bertambahnya pasien dengan keluhan ISPA.

Menurut Ratu Dewa, salah satu rumah sakit yang saat ini mencatat cukup banyak pasien terdampak ISPA adalah Rumah Sakit Charitas Palembang.

Ia mengatakan berencana meninjau langsung kondisi pasien yang mendapatkan perawatan akibat gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi udara.

“Sekarang kan yang terdampak ISPA paling tinggi itu RS Charitas. Di RS itu cukup tinggi. Dan nanti saya akan tinjau langsung yang terdampak ISPA,” ujarnya.

Ratu Dewa menegaskan, penanganan dampak kabut asap tidak hanya dilakukan melalui sektor kesehatan. Pemerintah Kota Palembang juga meminta jajaran pemadam kebakaran mengoptimalkan respons terhadap titik-titik kebakaran agar penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat.

“Dari sisi lainnya, saya juga minta dioptimalisasikan untuk pemadam itu biar cepat,” pungkasnya.

Pemkot Palembang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara masih memburuk, terutama warga yang memiliki keluhan pernapasan, anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts