Pagaralam, Sumselupdate.com – Dulu, membayar listrik, membeli pulsa, mengirim uang hingga membeli tiket perjalanan bisa berarti harus berpindah tempat dan mengantre. Kini, kebiasaan itu perlahan berubah. Melalui BRImo, berbagai kebutuhan transaksi tersebut dapat dilakukan dari satu aplikasi, cukup melalui ponsel dalam genggaman.
Perubahan itu menjadi gambaran bagaimana digitalisasi telah menggeser cara masyarakat bertransaksi. Aktivitas yang sebelumnya membutuhkan waktu, perjalanan dan loket pembayaran, kini dapat dilakukan secara langsung melalui layanan perbankan digital.
BRImo dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menawarkan beragam fitur yang dirancang untuk menjawab kebutuhan transaksi sehari-hari masyarakat.
Tidak hanya transfer antar rekening, pengguna dapat memanfaatkan BRImo untuk membayar berbagai tagihan, membeli pulsa dan paket data, membayar listrik, kartu Halo, layanan internet dan IndiHome.
Kebutuhan perjalanan pun dapat dilakukan melalui aplikasi tersebut. Pengguna dapat membeli tiket kereta api, pesawat hingga tiket penyeberangan pelabuhan tanpa harus datang langsung ke loket.
Baca juga: Oknum Brimob Dilaporkan Dugaan Penggelapan Ratusan Tabung Gas, Kerugian Pemilik Capai Rp107,8 Juta
Pimpinan Cabang BRI Pagaralam Agustian Siburian mengatakan, banyaknya fitur dalam BRImo membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menyelesaikan berbagai transaksi secara praktis.
“Banyak sekali fitur yang ada di BRImo. Pengguna tinggal memilih ingin melakukan transaksi apa, mau beli apa, dan pembayaran apa. Semuanya ada dalam satu genggaman. Bisa bertransaksi di mana saja dan kapan saja,” ujar Agustian Siburian.
Kemudahan tersebut juga mencakup kebutuhan transaksi tunai. Nasabah dapat melakukan setor dan tarik tunai tanpa kartu melalui ATM, sehingga kebutuhan mengambil atau menyetorkan uang tidak selalu bergantung pada keberadaan kartu ATM.
Bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi, pola transaksi seperti ini memberikan perubahan yang cukup berarti. Waktu yang sebelumnya digunakan untuk menuju tempat pembayaran atau mencari konter kini dapat dialihkan untuk aktivitas lainnya.
Digitalisasi juga membuat transaksi menjadi lebih dekat dengan keseharian. Ponsel tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi sekaligus menjadi sarana untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan.
Perkembangan penggunaan BRImo memperlihatkan besarnya penerimaan masyarakat terhadap layanan tersebut. Hingga 2025, jumlah pengguna BRImo tercatat mencapai 45,9 juta user.
Jumlah tersebut menjadi gambaran bahwa layanan perbankan digital semakin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting ketika masyarakat membutuhkan layanan yang cepat dan dapat digunakan tanpa terikat tempat.
BRI pun terus mengembangkan BRImo agar fitur yang tersedia semakin lengkap, aman dan terintegrasi. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap layanan yang serba cepat, kehadiran BRImo menunjukkan bahwa transformasi digital perbankan bukan lagi sekadar pilihan teknologi.
Lebih dari itu, digitalisasi telah mengubah kebiasaan—dari transaksi yang identik dengan loket dan antrean, menjadi aktivitas yang dapat diselesaikan hanya dengan beberapa sentuhan di layar ponsel.(**)











