Pagaralam, Sumselupdate.com – Semangat kemerdekaan mewarnai jalanan Kota Pagaralam, Minggu (16/8/2026). Sebanyak 98 regu pelajar SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA ambil bagian dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Derap langkah, aba-aba komandan regu dan sorak-sorai masyarakat berpadu sepanjang rute perlombaan. Dari panggung kehormatan, Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah bahkan turun langsung menyapa peserta dan masyarakat yang memadati jalur perlombaan.
Ludi didampingi Ketua TP-PKK Kota Pagaralam, Hera Parianti Ludi, secara resmi melepas peserta dengan pengibaran bendera start di depan SD Negeri 1 Jalan Kapten Sanap.
Sebanyak 62 regu putra-putri tingkat SMP/MTs dan 36 regu putra-putri tingkat SMA/SMK/MA mengikuti kegiatan tersebut.
Lomba gerak jalan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan disiplin, kekompakan dan semangat kebangsaan.
Setiap langkah harus mengikuti aba-aba, setiap gerakan membutuhkan konsentrasi dan setiap regu dituntut menjaga kekompakan hingga mencapai garis akhir.
Nuansa berbeda terlihat dalam pelaksanaan tahun ini dengan kehadiran siswa-siswi SMA Taruna Nusantara Kampus Pagaralam. Kehadiran mereka turut menambah semarak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kota yang dikenal dengan panorama pegunungannya tersebut.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat. Keluarga peserta dan warga memadati sejumlah titik di sepanjang rute untuk memberikan dukungan.
Sorak-sorai penonton berpadu dengan aba-aba komandan regu serta derap langkah para pelajar, menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang berlangsung meriah dan dekat dengan masyarakat.
Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah mengatakan lomba gerak jalan memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi baris-berbaris.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana membentuk karakter generasi muda, terutama dalam hal kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan semangat kebangsaan.
“Gerak jalan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan semangat kebangsaan anak-anak kita. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda,” ujar Ludi.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta, keluarga dan masyarakat yang ikut menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pagaralam.
Ludi menilai semangat kemerdekaan perlu terus dihidupkan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Semangat kemerdekaan harus kita jaga bersama. Anak-anak kita adalah generasi penerus, sehingga mereka perlu diberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas, kedisiplinan dan rasa cinta terhadap tanah air,” katanya.
Kehadiran Ludi yang turun langsung dari panggung kehormatan untuk menyapa warga turut mencairkan suasana. Momen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya berlangsung dalam kegiatan resmi pemerintahan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pagaralam Bertha, Sekretaris Daerah Kota Pagaralam Zaily Oktosab Fitri Abidin, Wakapolres Pagaralam, para kepala OPD, camat dan lurah.
Di tengah derap langkah para pelajar, lomba gerak jalan akhirnya menjadi lebih dari sekadar kompetisi baris-berbaris.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mempraktikkan nilai-nilai kemerdekaan secara langsung, mulai dari disiplin mengikuti aba-aba, menjaga kekompakan, bertanggung jawab terhadap kelompok hingga menghargai perjuangan bersama.
Ketika sorak masyarakat mengiringi langkah para peserta, semangat kemerdekaan pun terasa bukan sekadar slogan. Semangat itu hadir dalam langkah para pelajar yang berjalan bersama, membawa pesan bahwa masa depan Kota Pagaralam dan Indonesia dibangun oleh generasi yang disiplin, solid dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air.
(**)











