Warga Desa Sereka Minta Jalan Sugiwaras–Sanga Desa Diperbaiki, DPRD Sumsel Serap Aspirasi

Writer: - Rabu, 8 Juli 2026
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil IX berdialog dengan masyarakat Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, dalam agenda Reses Masa Persidangan VI Tahun Anggaran 2026. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sekayu, Sumselupdate.com – Persoalan keamanan lingkungan, distribusi pupuk subsidi, perbaikan infrastruktur jalan, hingga dukungan terhadap pelestarian kerajinan anyaman menjadi aspirasi utama masyarakat Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, dalam Reses Masa Persidangan VI Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sereka tersebut dihadiri Kepala Desa Sereka Suryanto, SH, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Karang Taruna, PKK, P2UKD Kecamatan Babat Toman, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Read More

Reses Dapil IX Kabupaten Musi Banyuasin diikuti enam anggota DPRD Sumsel, yakni Alwis Gani (Fraksi Partai Gerindra), Abusari, SH., M.Si. (Fraksi Partai NasDem), Drs. H. Tamrin, M.Si. (Fraksi Partai Golkar), Susy Imelda Frederika (Fraksi PDI Perjuangan), M. Hasan Haikal (Fraksi Partai Kebangkitan Nusantara), dan Andi Rizkiyansyah, S.IP. (Fraksi Partai Golkar).

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Zubairi, salah seorang warga, mengungkapkan masih adanya kerawanan keamanan di lingkungan desa. Ia juga menyampaikan keluhan kelompok tani yang belum memperoleh alokasi pupuk subsidi, serta meminta pemerintah memperbaiki kondisi jalan yang menghubungkan Desa Sugiwaras hingga Kecamatan Sanga Desa.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil IX berdialog dengan masyarakat Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, dalam agenda Reses Masa Persidangan VI Tahun Anggaran 2026. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sementara itu, Ketua BPD Desa Sereka, Adi Kusuma, mengusulkan adanya solusi pembukaan lahan pertanian. Menurutnya, masyarakat kini kesulitan membuka lahan karena adanya larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Aspirasi lainnya disampaikan Syukur yang berharap pemerintah memberikan dukungan terhadap pengrajin anyaman melalui bantuan bahan baku sekaligus upaya pelestarian kerajinan tradisional tersebut agar tetap berkembang.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil IX berdialog dengan masyarakat Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, dalam agenda Reses Masa Persidangan VI Tahun Anggaran 2026. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Menanggapi berbagai aspirasi masyarakat, anggota DPRD Sumsel menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan solusi pembukaan lahan tanpa pembakaran melalui penyediaan alat berat jenis ekskavator yang dapat disewa petani untuk mengolah lahan secara lebih aman dan ramah lingkungan.

Masyarakat Desa Sereka menyampaikan berbagai aspirasi kepada anggota DPRD Sumsel, mulai dari persoalan pupuk subsidi, perbaikan jalan, keamanan lingkungan, hingga solusi pembukaan lahan pertanian tanpa pembakaran. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sementara berbagai usulan lain, seperti perbaikan jalan, distribusi pupuk subsidi, peningkatan keamanan, serta pengembangan kerajinan anyaman akan dihimpun dan diperjuangkan sesuai kewenangan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Reses DPRD Sumsel menjadi wadah bagi masyarakat Desa Sereka untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, termasuk dukungan bagi pelestarian kerajinan anyaman sebagai potensi lokal. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Reses Masa Persidangan VI DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 berlangsung pada 3–10 Juli 2026 sebagai agenda konstitusional anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang akan menjadi bahan penyusunan program pembangunan di daerah.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts