Pagaralam, Sumselupdate.com – Wali Kota Pagaralam, Ludi Oliansyah, menegur sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kota Pagaralam yang dinilai belum maksimal menjalankan tugasnya dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kota.
Teguran tersebut disampaikan saat Wali Kota memimpin upacara gabungan di Halaman Kantor Wali Kota Pagaralam, Senin (19/1/2026), yang diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, serta aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Pagar Alam merupakan kota tujuan wisata di Sumatera Selatan, sehingga pembenahan infrastruktur dan penataan kota harus menjadi perhatian serius seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Salah satu dinas yang mendapat sorotan adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Wali Kota menilai penanganan banjir di beberapa titik masih belum optimal akibat drainase yang kurang terawat.
“Kota Pagaralam ini kota tujuan wisata. Dinas PU agar mengecek titik-titik rawan banjir, membersihkan drainase, dan segera memperbaiki jika ada yang rusak,” tegas Ludi Oliansyah.
Selain itu, Wali Kota juga menegur kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ia meminta penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota dilakukan secara konsisten, khususnya terhadap pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Pol PP jangan hanya siap pak. Masih banyak tenda pedagang di pinggir jalan, ini mengganggu pengendara. Tolong ditertibkan,” ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup turut menjadi perhatian. Wali Kota meminta dinas tersebut lebih serius menjaga kebersihan dan keindahan kota karena kebersihan menjadi salah satu faktor utama penunjang citra pariwisata Pagar Alam.
Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh OPD dan ASN untuk meningkatkan kinerja, berkolaborasi, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab demi mendukung terwujudnya 14 program prioritas bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha.
Ia berharap dengan sinergi dan komitmen seluruh pihak, Kota Pagaralam dapat semakin tertata, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan.
(**)











