Anggota Komisi VI DPR Geram Oknum KAI Services Salahgunakan Data Pribadi Penumpang

Writer: - Sabtu, 10 Januari 2026
Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, mendesak PT Kereta Api Indonesia (Persero) menindak tegas oknum petugas KAI Services yang diduga menyalahgunakan data pribadi penumpang dan melakukan komunikasi tanpa izin, sebagaimana viral di media sosial.

Imas menegaskan, permintaan maaf dari manajemen PT KAI tidaklah cukup, mengingat pelanggaran yang terjadi menyangkut data pribadi dan rasa aman konsumen yang seharusnya menjadi tanggung jawab mutlak perusahaan.

Read More

“Saya kira permohonan maaf saja tidak cukup. Harus ada tindakan tegas dari manajemen terhadap siapapun yang berani melanggar SOP perusahaan, apalagi sampai membuka dan menggunakan data pribadi penumpang tanpa izin,” tegas Imas di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Imas, tindakan oknum tersebut mencerminkan pelanggaran serius terhadap standar operasional dan etika pelayanan, serta berpotensi melanggar ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku. Sebagai sesama perempuan, Imas mengaku sangat memahami kepanikan dan tekanan psikologis yang dialami korban.

“Sebagai sesama perempuan, saya tentu ikut merasakan bagaimana kepanikan korban. Bayangkan, tiba-tiba data pribadi bocor begitu saja, dan yang lebih mengkhawatirkan, dilakukan oknum yang seharusnya bertanggung jawab penuh menjaga keamanan dan kerahasiaan data penumpang,” ujarnya.

Baca juga : Satgas Galapana DPR RI Ungkap Empat Masalah Utama Penanganan Bencana Sumatera

Imas menilai kasus ini tidak boleh dipandang sebagai persoalan individu semata, melainkan indikasi lemahnya pengawasan internal.
Oleh karena itu, Imas mendesak PT KAI melakukan evaluasi total terhadap sistem pengelolaan data, pengawasan petugas, serta pelatihan etika layanan.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu akan memastikan Komisi VI DPR RI akan memanggil manajemen PT KAI untuk meminta penjelasan secara langsung.

“DPR akan memanggil manajemen KAI untuk memastikan bahwa pengawasan berjalan optimal, ada sanksi nyata bagi pelanggar, dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Keamanan dan kenyamanan penumpang tidak boleh ditawar,” tuturnya.

Baca juga : Anggota Komisi III DPR Sebut Pengawasan Internal Propam Harus Diperkuat

Sebagaimana dikatahui kasus dugaan penyalahgunaan data pribadi penumpang oleh oknum karyawan KAI Services viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Peristiwa ini mencuat setelah seorang penumpang perempuan membagikan pengalamannya di platform X @olivehateem_.

Dalam unggahan tersebut, korban mengaku diajak berbincang oleh seorang pria yang duduk di sebelahnya saat perjalanan kereta. Yang mengejutkan, pria tersebut mengetahui sejumlah data pribadi korban meski belum pernah saling mengenal.

“Mba ini nomerku yang sebelah tempat duduk kamu tadi,” demikian tulis oknum KAI Servicer sebagaimana dikutip dari tangkapan layar akun X korban.

Merasa tidak nyaman, korban langsung menegur pria tersebut. “Mas maaf banget ini nomor pribadi, enggak pernah saya share ke siapa-siapa selain keluarga. Saya sebenarnya tadi kurang nyaman juga data saya diakses dan dijadiin bahan obrolan,” balas dia.

Setelah ditelusuri, korban menemukan bahwa pria tersebut merupakan karyawan PT Reska Multi Usaha atau KAI Services, anak usaha PT Kereta Api Indonesia, dan diduga menyalahgunakan akses data penumpang. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts